Tersangka KPK Syahri Muljo Tetap Dilantik Menjadi Bupati Tulungagung

Bupati Tulungagung nonaktif Syahri Mulyo berada di mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan lanjutan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (3/8 - 2018). (Antara/Reno Esnir)
25 September 2018 04:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, JAKARTA -- Bupati Tulungagung terpilih Syahri Muljo tetap akan dilantik meski telah menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dugaan kasus suap proyek-proyek pembangunan infrastruktur di daerahnya.

"Sesuai Undang-Undang bahwa siapapun termasuk kepala daerah yang sedang ada masalah hukum, tapi belum mempunyai kekuatan hukum tetap ya masih bisa dilantik. Walaupun dia sudah ditahan," kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo saat ditemui di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Senin (24/8/2018).

Tjahjo Kumolo mengungkapkan pelantikan Syahri akan dilakukan di Kemendagri pada Selasa (25/9/2018), oleh Gubernur Jatim Soekarwo. Pelantikan dilakukan di Kemendagri setelah KPK tidak mengizinkan yang bersangkutan dilantik di Surabaya.

"Kemarin kami mengajukan izin atas perintah Gubernur Jatim (Soekarwo), bisa nggak yang bersangkutan dibawa ke Surabaya. Tapi tidak boleh sama KPK. Akhirnya di ambil jalan tengahnya besok siang dilantik di Kemendagri," ujar Tjahjo Kumolo.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Soekarwo juga menyatakan, pelantikan Syahri baru akan dilakukan pada Selasa. Pelantikannya pun tidak dilakukan di Surabaya, melainkan di Jakarta, atau tepatnya di Gedung Kemendagri. Itu tak lain karena KPK tidak mengizinkan yang bersangkutan dilantik di Surabaya.

"Untuk Pak Syahri Muljo saya lantik di Depdagri, pinjam tempat di Depdagri. Karena pinjam ke KPK gak bisa ke sini, bisanya di Jakarta. Saya kirim surat ke KPK, diizinkan tapi tidak bisa ke Surabaya, di Jakarta saja," kata Soekarwo.

Dia menyatakan setelah dilakukan pelantikan, nantinya akan dibuat Plt untuk mengisi kekosongan jabatan selama Syahri berurusan dengan hukum. Plt yang ditunjuk nantinya adalah Wakil Bupati Tulungagung Maryoto Birowo.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara