Kapolres Madiun Larang Anak Buah Selfie Sambil Tunjukkan Jari

Kapolres Madiun, AKBP I Made Agus Prasetya, saat mengecek pasukan Operasi Patuh 2018 di Mapolres setempat, Kamis (26/4 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
24 September 2018 20:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Kapolres Madiun AKBP I Made Agus Prasatya melarang anak buahnya berswafoto dengan menunjukkan jari dan mengunggahnya ke media sosial. 

"Kami khawatir kalau ada polisi yang berfoto dengan menunjukkan jari dan diunggah di media sosial dikira mendukung salah satu capres maupun caleg tertentu. Atas dasar itu, kami melarangnya," kata Made Agus Prasatya, Senin (24/9/2018).

Kapolres Madiun menyampaikan saat ini banyak orang berswafoto dengan menunjukkan satu jari atau dua jari kemudian diunggah di medsos. Mungkin anggota polisi yang berfoto dengan pose tersebut tidak bermaksud mendukung salah satu calon.

Namun, ungkap dia, terkadang foto tersebut bisa saja dipolitisasi oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

"Paslon capres dan cawapres kan cuma dua saja. Nanti kalau berswafoto dengan tunjuk jari satu atau dua jari itu kan identik dengan angka. Kalau foto itu diunggah ke medsos bisa jadi akan dipolitisir," terang Made.

Selain itu, Made melarang anggotanya berfoto bersama capres, cawapres, maupun calon anggota legislatif selama tahapan Pilpres dan Pileg 2019. Dia menegaskan akan memberi sanksi bagi anggota yang ketahuan berfoto bersama capres, cawapres, caleg.

Sesuai aturan, anggota Polri harus netral dalam ajang pemilihan umum. Saat ada anggota polisi yang telanjur mengunggah foto-foto tersebut, dia berharap anak buahnya bisa menghapusnya. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya