Suran Agung Boleh Digelar di Kota Madiun Tapi Dilarang Konvoi

Kapolres Madiun Kota, AKBP Nasrun Pasaribu (keempat dari kanan), berfoto bersama jajaran seusai latihan menembak di lapangan tembak Subden 4/C Pelopor, Kota Madiun, Rabu (16/5 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
20 September 2018 18:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Kegiatan tahunan Suran Agung Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) dipastikan akan digelar pada 23 September 2018. Polres Madiun Kota mempersilakan para pesilat PSHW menggelar kegiatan tersebut.

Kapolres Madiun Kota, AKBP Nasrun Pasaribu, mengatakan kegiatan Suran Agung PSHW akan tetap dilaksanakan karena kegiatan itu sudah menjadi tradisi tahunan. Pihak kepolisian siap untuk menjaga keamanan kegiatan tersebut.

"Ya, kami tetap laksanakan kegiatan tersebut. Karena kegiatan itu kan sudah menjad budaya. Yang jelas kami siap untuk mengamankan kegiatan ini bersama Dandim dan pemerintah," kata Nasrun, Kamis (20/9/2018).

Dia menyampaikan kegiatan serupa yang digelar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) pada peringatan 1 Sura lalu juga telah diizinkan. Kegiatan yang setiap tahun digelar itu berlangsung dengan aman.

"Peringatan 1 Sura kemarin lancar. Semoga kegiatan Suran Agung juga berjalan dengan lancar," ujar dia.

Nasrun menuturkan kegiatan Suran Agung digelar dengan beberapa catatan. Antara lain, dilarang melakukan mobilisasi massa atau pengerahaan massa secara masif. Cabang yang diperbolehkan mengikuti Suran Agung yakni Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ngawi, Bojonegoro, Nganjuk, dan Magetan.

"Sesuai kesepakatan bersama, hanya perwakilan cabang dan perwakilan ranting yang sudah disepakati dan sudah diberikan nama-namanya kepada kita," ujar Nasrun.

Lebih lanjut, pesilat yang ikut Suran Agung juga dilarang melakukan konvoi menggunakan sepeda motor. Titik kumpul dan rute yang akan dilalui pesilat juga telah ditentukan pihak kepolisian.

Para pesilat PSHW hanya diperbolehkan datang ke lokasi acara menggunakan kendaraan roda empat dan roda enam. "Untuk pengamanan, kekuatan personel sama seperti pengamanan 1 Sura. Ada juga penyekatan," ujar dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya