12.000 WNA Resmi Jadi Warga PSHT

Ketua Umum PSHT, Murjoko, menyampaikan keterangan kepada wartawan di Padepokan PSHT Pusat Madiun, Selasa (18/9 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
19 September 2018 18:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Sebanyak 12.000 warga negara asing disahkan sebagai warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) pada tahun 2018 ini. Sedangkan warga negara Indonesia yang mengikuti pengesahan sebagai warga PSHT pada tahun ini mencapai 67.000 orang.

Ketua Umum PSHT Pusat, Murjoko, mengatakan jumlah warga yang disahkan tersebut masih bisa bertambah. Mengingat pengesahan warga PSHT masih dilakukan hingga 8 Oktober 2018 atau selama bulan Sura.

"Ini data sampai saat ini, karena pengesahan masih dilakukan sampai 8 Oktober. Untuk warga negara asing di luar negeri ada 12.000 orang. Sedangkan WNI ada 67.000 orang," kata dia seusai acara Ikrar Kesetiaan PSHT di Padepokan PSHT Pusat di Madiun, Selasa (18/9/2018) malam.

Murjoko menuturkan untuk anggota PSHT di luar negeri pengesahan sebagai warga dilakukan di masing-masing negaranya. Sedangkan untuk WNI, ada yang melakukan pengesahan di Padepokan PSHT Madiun dan sebagian besar pengesahan dilakukan di daerahnya masing-masing. Dia menyebut anggota PSHT yang disahkan ini berasal dari seluruh wilayah Nusantara.

Dia mengatakan hingga kini warga PSHT di seluruh dunia antara 7 juta sampai 8 juta orang. Menurutnya, perkembangan PSHT di luar negeri saat ini cukup pesat. Sudah ada 27 cabang khusus di 26 negara.

"Kalau di Malaysia ada dua cabang. Di negara lain cuma ada satu-satu," ujar Murjoko.

Saat pengesahan sebagai warga, kata dia, warga PSHT diwajibkan mengikuti berbagai ritual dan membawa ayam jago. Selain itu, warga yang ikut pengesahan juga harus membawa kain mori sebagai simbol sudah sah menjadi warga PSHT.

"Saat ini di padepokan PSHT Madiun ada 935 ingkung ayam yang disajikan. Ini berarti ada 935 calon warga PSHT yang akan disahkan," jelas dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya