27.136 Wisman Kunjungi Jatim pada Juli 2018, Terbanyak dari Malaysia

Aktivitas di Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur. (Bisni/Paulus Tandi Bone)
17 September 2018 16:05 WIB Peni Widarti Madiun Share :

Madiunpos.com, SURABAYA -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jawa Timur melalui pintu masuk Bandara Internasional Juanda pada Juli 2018 turun 0,71% dibandingkan Juni 2018.

Pada Juli 2018 tercatat jumlah wisman yang datang mencapai 27.136 kunjungan. Sedangkan pada Juni 2018 mencapai 27.329 kunjungan.

Kepala BPS Jatim Teguh Pramono mengatakan meski secara bulan mengalami sedikit penurunan, tetapi bila dibandingkan dengan Juli 2017, jumlah kunjungan mengalami peningkatan 7,46% yakni dari 25.252 kunjungan menjadi 27.329 kunjungan tahun ini.

"Perkembangan kunjungan wisman di Jatim dalam waktu 3 tahun terakhir ini memang cenderung meningkat. Hal ini salah satunya karena banyak objek wisata baru yang menarik untuk dikunjungi," katanya, Rabu (12/9/2018).

Selain itu, lanjutnya, promosi pariwisata baik tempat maupun sarana akomodasi dan event-event pemerintahan juga semakin membaik.

Secara umum, kata Teguh, pola kedatangan wisman ke Jatim selama Januari-Juni 2018 dibandingkan periode sama tahun 2016 dan 2017 mengalami kenaikan.

Namun pada Juni 2018, polanya sedikit berbeda karena meningkat dibandingkan bulan sebelumnya dan pada Juli mengalami penurunan.

Adapun wisman terbanyak yang datang ke Jatim yakni berasal dari Malaysia berkontribusi 6.003 kunjungan, Singapura 1.732 kunjungan, China 1.086 kunjungan. Selain itu ada sejumlah wisman asal negara lain yang kerap datang ke Jatim, yakni Taiwan, Amerika Serikat, India, Jepang, Thailand, Korea Selatan dan Hong Kong.

Teguh menambahkan meski kunjungan wisman turun tipis, tapi ternyata tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Jatim pada Juli ini mencapai 58,88% atau naik 8,31 poin dibandingkan Juni.

"TPK hotel berbintang 4 mencapai 65,52%, ini merupakan TPK tertinggi dibandingkan hotel berbintang lainnya," imbuhnya.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya