Ribuan Orang Padati Telaga Ngebel Ponorogo Rayakan 1 Sura

Ribuan orang memadati Telaga Ngebel Ponorogo merayakan tradisi Larungan 1 Suro, Selasa (11/9 - 2018). (Solopos/Abdul Jalil)
11 September 2018 16:35 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Ribuan orang memadati Telaga Ngebel Ponorogo pada perayaan 1 Sura atau Tahun Baru Hijriah 1440, Selasa (11/9/2018). Saat perayaan 1 Sura tahun ini ada tradisi Larungan di Telaga Ngebel.

Kepadatan arus lalu lintas terjadi di pintu masuk tempat wisata itu. Seputaran telaga juga dipenuhi warga yang sedang menikmati pemandangan alam.

Berbagai tarian ditampilkan dalam tradisi tahunan tersebut. Mulai tari Gambyong hingga Reog Ponorogo. Di bawah pepohonan Telaga Ngebel, para penari dengan elok bergerak lincah.

Ada sepuluh tumpeng yang dikirab dalam tradisi larungan itu. Sepuluh tumpeng terdiri dari dua tumpeng besar dan delapan tumpeng kecil diarak mengelilingi telaga.

Setelah dibawa keliling telaga, sembilan tumpeng yang terdiri atas satu tumpeng besar berisi berbagai buah dan sayur dan delapan tumpeng berisi nasi dan ayam langsung diserbu warga. Tidak lebih dari 10 menit, sembilan tumpeng itu ludes diserbu warga.

Puluhan warga yang sejak berjam-jam menunggu pun antusias saat panitia mempersilakan warga menyerbu tumpeng. Ada warga yang hanya mendapat sebutir tomat, ada yang mendapat sayuran, hingga ada yang mendapatkan ingkung ayam.

Sedangkan satu tumpeng besar dibawa dan dilarung ke telaga. Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni yang langsung melarung tumpeng ke tengah telaga.

Seorang warga, Septia, mengatakan datang ke Telaga Ngebel bersama keluarga. Dia berhasil mendapatkan dua tomat dan tiga terong saat berebutan tumpeng.

"Tadi hanya dapat tomat sama terung. Soalnya rebutan sama orang lain juga," ujar dia.

Bupati Ponorogo menuturkan Larung Telaga Ngebel ini merupakan satu dari berbagai kegiatan yang ada selama perayaan Grebeg Suro 2018. Larungan ini menjadi tradisi yang sudah digelar sejak puluhan tahun silam.



Tokopedia