Pemuda Ponorogo Meninggal Diseruduk Truk

Sejumlah polisi mencoba mengevakuasi korban laka lantas di Jl. Ir. Juanda, Tonatan, Ponorogo, yang berada di kolong truk, Senin (10/9 - 2018). (Istimewa/Polres Ponorogo)
11 September 2018 09:20 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO – Seorang pemuda meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jl. Ir. Juanda, Tonatan, Ponorogo, Senin (10/9/2018) sekitar pukul 10.00 WIB. Pemuda bernama Haris Wahyu Setiyo itu meninggal setelah sepeda motornya ditabrak truk dan badannya masuk di kolong truk.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Ponorogo, Ipda Badri, mengatakan kecelakaan lalu lintas ini melibatkan dua kendaraan bermotor yaitu sepeda motor yang dikendarai Haris Wahyu Setyo dan truk yang dikemudikan Indra Wahyu.

Awalnya Haris mengendarai sepeda motor berpelat nomor AD 5817 UM di Jl. Ir. Juanda. Saat di perempatan jalan, Haris pun berhenti karena saat itu lampu lalu lintas menunjukkan warna merah.

Namun nahas saat menunggu lampu merah itu, tiba-tiba dari belakang melaju truk boks berpelat nomor AE 8177 SE yang dikemudikan Indra. Truk boks itu melaju dengan kecepatan 50 km/jam dan menabrak Haris dari arah belakang.

Sepeda motor yang dikendarai Haris pun terseret dan Haris masuk ke kolong truk. "Pengemudi truk nekat menerobos lampu traffich light. Korban terjepit di AS depan," ujarnya saat dihubungi Madiunpos.com, Senin.

Haris yang masih berusia 19 tahun itu mengalami luka parah di bagian wajah, pendarahan di bagian telingan kanan dan kiri, perut robek, paha kanan luka, dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Selanjutnya, jasad korban dibawa ke rumah duka di Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Ponorogo.