Truk Ekspedisi PT Informa Dibobol Maling di Ngawi

Polisi memperlihatkan truk berisi barang milik PT Informa yang dibobol maling di SPBU Sidowayah, Ngawi, Sabtu (8/9 - 2018). (Istimewa/Polres Ngawi)
09 September 2018 14:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, NGAWI -- Sebanyak 14 barang berupa jam dinding milik PT Informa yang hendak dikirim ke Kediri raib digondol maling, Sabtu (8/9/2018) dini hari.

Jam dinding itu raib saat petugas ekspedisi yang membawa barang tersebut sedang beristirahat di SPBU Sidowayah, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi.

Kasubbag Humas Polres Ngawi, AKP Eko Setyo Martono, mengatakan 14 jam dinding yang hilang itu dibawa bersama barang lainnya menggunakan truk ekspedisi. Truk berpelat nomor B 9168 BEU itu dikemudikan Arifin, 39, warga Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo.

Barang-barang tersebut dibawa dari Cikarang dan hendak dikirim ke Kediri. Saat di perjalanan, sopir truk yang kelelahan beristirahat di SPBU Sidowayah pada Jumat (7/9/2018) sekitar pukul 22.30 WIB.

Truk ekspedisi itu diparkir di halaman SPBU berjejer dengan truk yang dikemudikan Samiun, 45, warga Surabaya. Keesokan harinya, Arifin bangun dan Salat Subuh di musala SPBU.

Seusai salat, Arifin hendak berkemas dan melanjutkan perjalanan ke Kediri. Alangkah kagetnya dia saat melihat ada tumpukan kardus di sebelah kiri belakang truk.

"Setelah dicek ternyata segel dan gembok pintu belakang truknya dalam keadaan rusak dan terlepas. Korban kemudian melaporkan hal itu ke pengurus ekspedisi," jelas Eko kepada Madiunpos.com.

Eko menyampaikan 14 jam dinding yang digondol maling itu dikemas dalam empat kardus. Sebanyak 10 jam dinding berbentuk bulat dalam dua kardus dan dua kardus lainnya berisi empat jam dinding berbentuk persegi. Kerugian material akibat pencurian mencapai Rp1,5 juta.

Saat ini polisi masih menyelidiki kasus ini dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Tokopedia