4 Pelajar Ponorogo Tepergok Jarah Warung

Ilustrasi pencurian. (Solopos/Whisnu Paksa)
09 September 2018 11:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Empat pelajar di Kecamatan Balong, Ponorogo, tepergok warga tengah menjarah barang dagangan di warung Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Rabu (5/9/2018) siang.

Mereka kemudian dibawa ke kantor polisi, namun tiga di antaranya dikembalikan kepada orang tua masing-masing karena masih di bawah umur.

Parahnya, mereka tidak hanya sekali itu mencuri. Para pelajar SMP dan SMA itu tercatat sudah lima kali mencuri di lima lokasi berbeda.

Kapolsek Sawoo, AKP Edi Suyono, mengatakan empat pelajar itu berinisial BAH, 20, pelajar SMA; BAN, 15, pelajar SMP; AAA, 17, pelajar SMA; dan RDW, 15, pelajar SMP. Keempat pelajar ini merupakan warga Kecamatan Balong.

Sebelum melakukan aksi pencurian, keempat pelajar ini terlebih dahulu berkumpul di rumah salah satu pelaku, RDW, untuk menentukan target. Setelah ditemukan target yang akan disasar, keempat pelaku menggunakan dua sepeda motor menuju ke lokasi.

Mereka merusak pintu dan dinding dari anyaman bambu di warung milik Eko Budi Santoso pada Rabu (5/9/2018) itu. Setelah berhasil masuk warung, keempat remaja ini menggondol sejumlah barang milik warung seperti Extra Joss, 9 sachet Top Coffe, 6 sachet Frisian Flag, Milo, dan bubuk minuman lainnya.

"Empat anak ini memang mencari di warung yang ditutup dan lokasinya sepi," kata Edi saat dihubungi Madiunpos.com, Sabtu (8/9/2018).

Setelah keempat remaja ini mengambil barang di warung, aksi mereka diketahui warga di sekitar warung. Akhirnya warga mengejar keempat remaja itu dan berhasil menangkap dua pelaku yakni BAH dan BAN. Sedangkan dua pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

"Setelah mengetahui identitas kedua pelaku yang lari itu, kami kemudian menangkap mereka di rumah masing-masing," ungkap Edi.

Pengakuan keempat pelaku itu, mereka telah beraksi di empat lokasi di wilayah Ponorogo. Mereka mengambil barang-barang jualan di warung untuk digunakan sendiri.

"Kalau menurut pengakuan pelaku, barang-barang yang diambil dikonsumsi sendiri," terang dia.

Lantaran masih anak-anak, ketiga pelaku akan dikembalikan kepada orang tua masing-masing. Sedangkan satu pelaku yang usianya sudah di atas 17 tahun akan menjalani hukuman pidana. Apalagi, pelaku ini sudah melakukan pencurian beberapa kali.