Pertamina Jamin Stok Elpiji Melon di Jatim-Bali-Nusa Tenggara Cukup

ilustrasi elpiji melon 3 kg. (Solopos/Dok)
05 September 2018 04:05 WIB Peni Widarti Madiun Share :

Madiunpos.com, SURABAYA -- Pasokan tabung LPG 3 kg telah ditambah hingga mencapai lebih dari 2,56 juta tabung atau 7.706 MT sehingga stok dan penyaluran di wilayah Jawa Timur-Bali-Nusa Tenggara dipastikan aman dan lancar.

General Manager Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Jatim Bali Nusra, Ibnu Chouldum, mengatakan penambahan pasokan elpiji tersebut sudah dilakukan 14-30 Agustus 2018 sebagai antisipasi lonjakan permintaan gas sebelum dan sesudah Iduladha.

"Penyaluran normal harian LPG 3 kg di wilayah MOR V itu sebesar 4.585 MT [1.528.333 tabung], dengan demikian penambahan stok yang disalurkan mencapai 60% dari alokasi normal harian," ujar Ibnu Chouldum dalam rilis yang diterima Bisnis/JIBI, Selasa (4/9/2018).

Unit Manager Communication and CSR Pertamina, Rifky Rakhman Yusuf, menambahkan ketersediaan LPG 3 kg di agen dan pangkalan LPG sebagai jalur resmi distribusi Pertamina diyakini bisa mencukupi kebutuhan sesudah Idul Adha.

"Apalagi LPG 3 kg juga kerap digunakan oleh sektor pertanian untuk bahan bakar alat irigasi akibat adanya musim kemarau yang panjang," jelasnya.

Dia menambahkan untuk mengantisipasi kelangkaan elpiji 3 kg, pihaknya juga menggelar pasar murah di beberapa wilayah seperti Pamekasan, Sampang, Tuban, Banyuwangi, Jember, Bondowoso, Jombang, Lumajang, Situbondo, Mojokerto, Bali, NTB (Lombok Timur dan Utara).

Bahkan, lanjutnya, penjualan elpiji di pasar murah tersebut tidak mencapai 50% yang berarti pasokan gas tersebut masih sangat mencukupi. 

“Pasar murah yang sudah berlangsung di berbagai kabupaten dan kota kita koordinasikan dengan Disperindag setempat disesuaikan dengan titik yang diprediksi memiliki permintaan yang cukup besar," jelasnya.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya