Bulog Jatim Gandeng RPK dan Mitra Distribusikan Beras Medium

05 September 2018 00:05 WIB Peni Widarti Madiun Share :

Madiunpos.com, SIDOARJO -- Perum Bulog Divisi Regional Jawa Timur  melibatkan sejumlah pihak dalam pedistribusian beras medium guna menjaga pasokan dan mengintervensi harga di pasar.

Pihak-pihak tersebut seperti Rumah Pangan Kita (RPK), Mitra Bulog dan Kanvasing oleh Bulog dengan prioritas di 25 pasar pantauan BPS di seluruh kota/kabupaten di Jatim.

“Kami juga melibatkan Pemprov Jatim, Perwakilan Bank Indonesia atau selaku Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), dan Satgas Pangan Jatim yang akan melakukan pengawasan, monitoring, pengendalian dan pengamanan terhadap pihak-pihak yang menjalankan operasi pasar,” ujar Kadivre Bulog Jatim, Muhammad Hasyim, saat meluncurkan program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) beras medium, Selasa (4/9/2018).

Dia menambahkan peluncuran programi dilakukan serentak oleh Bulog divre di seluruh Indonesia yang bertujuan untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

“Sesuai dengan keputusan Rakonas 27 Agustus 2018 dan Surat Kemendag 31 Agustus 2018, agar menjaga harga beras tetap stabil yakni di bawah harga eceran tertinggi (HET), maka Bulog mendapatkan tugas untuk melakukan intervensi pasar secara masif ,” katanya.

Muhammad Hasyim menjelaskan dalam kegiatan KPSH di Jatim, pihaknya melakukan sejumlah langkah yakni melalui kegiatan Operasi Pasar Cadangan Beras Pemerintah (OP CBP), dan percepatan penyaluran Bansos Rastra serta penjualan komoditas komersial Bulog lainnya seperti gula, terigu, dan minyak goreng.

“Diharapkan dengan program ini, kebutuhan pangan pokok khususnya beras tetap tersedia dalam jumlah dan kualitas yang baik,” imbuhnya.

Adapun sejak Januari 2018 sampai saat ini, Bulog Jatim telah menggelontorkan cadangan beras pemerintah mencapai 76.745 ton. Serta saat ini telah melepas 5 armada kanvasing di pasar area Surabaya dan Sidoarjo melalui Sub Divre Surabaya Utara.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Tokopedia