Tunggu Sukhoi, Prajurit TNI AU Belajar Bahasa Rusia di Lanud Iswahjudi

Penerbang tempur TNI AU bersiap menyelesaikan misi terbang malam di Lanud Iswahjudi Magetan, Senin (30/5 - 2018). (Istimewa/Lanud Iswahjudi)
30 Agustus 2018 20:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MAGETAN -- Sebanyak 40 prajurit TNI AU akan dilatih bahasa Rusia secara intensif. Pelatihan bahasa Rusia ini sebagai kesiapan TNI AU untuk menyambut kedatangan pesawat Sukhoi 35.

Kemampuan berbahasa Rusia dinilai penting karena bahasa menjadi kunci keberhasilan misi penerbangan Sukhoi 35 yang diproduksi Rusia. Rencananya, kursus bahasa Rusia ini dibuka Senin (3/9/2018) di Sekolah Bahasa Lanud Iswahjudi.

Rencananya Kursus Intensif Bahasa Asing (KIBA) Rusia diikuti 40 prajurit terdiri atas 9 perwira, 15 bintara, dan 24 tamtama.

Kadispers Lanuf Iswahjudi, Kolonel Nav Saeful Rakhmat, mengatakan kursus bahasa Rusia dilaksanakan selama tiga bulan mulai 3 September 2018 hingga 27 November 2018. Personel yang diikutkan dalam pelatihan itu sebagian besar dari Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi.

Mereka dilatih berbahasa Rusia salah satunya untuk mempersiapkan sumber daya manusia supaya mampu dalam menerbangkan dan menjadi teknisi pesawat Sukhoi.

"Kami berharap dengan adanya kursus bahasa Rusia itu nantinya personel bisa mengerti dan memahami bahasa Rusia sehingga personel benar-benar siap," ujar dia.

Pihaknya menggandeng lembaga dari luar TNI AU yaitu dengan mendatangkan instruktur dari lembaga Bahasa Internasional Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia.

Kursus bahasa Rusia ini juga untuk membekali para teknisi supaya nantinya bisa mahir berbahasa Rusia saat ada penugasan yang memerlukan kemampuan itu.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya