7 Bulan Terjadi 46 Kebakaran di Kota Madiun Akibat Kelalaian Manusia

Kepala Bidang Damkar dan Linmas Satpol PP Kota Madiun, Bambang Sediono. (Madiunpos.com/AbdulJalil)
30 Agustus 2018 14:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Sepanjang Januari hingga Agustus 2018 ada 46 kasus kebakaran yang terjadi di wilayah Kota Madiun. Sebagian besar kasus kebakaran itu dikarenakan kecerobohan manusia.

Kepala Bidang Damkar dan Linmas Satpol PP Kota Madiun, Bambang Sediono, mengatakan jumlah kasus kebakaran di Kota Madiun pada tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu.

Tercatat dari Januari hingga Agustus 2018, ada 46 kasus kebakaran yang terjadi di tiga kecamatan di wilayah Kota Madiun.

"Ada peningkatan kasus dibandingkan tahun lalu. Saya tidak bawa catatannya, yang jelas ada kenaikan kasus," ujar dia kepada wartawan di Gedung Diklat setempat, Kamis (30/8/2018).

Sebagian besar kasus kebakaran di Kota Madiun terjadi di lahan pekarangan milik warga. Sebagian lainnya terjadi di rumah dan permukiman warga.

Dia mengidentifikasi salah satu penyebab kebakaran karena adanya faktor kecerobohan manusia. Disebutkan kecerobohan itu seperti memasang stop kontak bertumpuk-tumpuk di rumah, membakar sampah tidak ditunggui, hingga membuang puntung rokok yang masih menyala.

"Kan ada warga yang memasang stop kontak bertumpuk-tumpuk. Padahal itu kan berbahaya. Seharusnya satu stop kontak satu alat," ujar Bambang.

Dari 46 kasus kebakaran itu, lanjut dia, tidak ada korban jiwa. Namun ada kerugian materil yang ditimbulkan dalam kebakaran tersebut.

Pihaknya mengaku telah melakukan sosialisasi antisipasi ke tingkat RT maupun RW untuk pencegahan kebakaran. Namun, dalam mencegah kasus kebakaran diperlukan kesadaran masyarakat.

Wali Kota Madiun, Sugeng Rismiyanto, mengatakan tahun ini ada 46 kasus kebakaran terjadi di Kota Madiun. Berdasarkan pemetaan, ada 30 kasus kebakaran di lahan kosong dan sisanya kasus kebakaran di pemukiman warga. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Tokopedia