Madiun Raya Dibanjiri Rokok Ilegal

Ilustrasi rokok ilegal tanpa kemasan. (Antara)
30 Agustus 2018 10:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Wilayah Madiun Raya dibanjiri produk rokok ilegal dari Jawa Tengah. Umumnya rokok ilegal yang tersebar di Madiun Raya menyerupai rokok berpita cukai.

Ada sejumlah rokok yang mereknya mirip seperti merek-merek rokok berpita cukai seperti Laris Mild, Super Pro Moss Executive, L4 Bold, Laris Brow, Gudang Gaman, New Gunjhill. Ada juga Gudang Gaman yang warna bungkus hingga font hurufnya mirip Gudang Garam.

Kepala Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Madiun, Gatot Priyo Waspodo, mengatakan sebagian besar rokok-rokok ilegal di wilayah Madiun Raya berasal dari Jawa Tengah dan sebagian dari Jawa Timur bagian pesisir.

Dia mengklaim di wilayah Madiun belum ditemukan pabrik rokok ilegal. Gatot menyampaikan wilayah Madiun Raya yang terdiri atas Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Pacitan, Ngawi, Magetan, dan Ponorogo termasuk zona merah. Artinya wilayah ini sangat rentan peredaran rokok ilegal.

Menurut dia, wilayah desa paling rentan terhadap peredaran rokok ilegal dibandingkan daerah perkotaan. "Orang desa itu kan enggak masalah soal rokok. Mau rokok ilegal atau legal tidak masalah. Tapi kalau di kota, itu kan orang-orangnya melihat prestise. Kalau membawa rokok yang mereknya pelesetan kan mereka malu," jelas dia kepada wartawan, Rabu (29/8/2018).

Gatot mengatakan salah satu bukti desa menjadi tempat rentan penjualan rokok ilegal saat penangkapan seorang agen rokok ilegal di wilayah Widodaren, Kabupaten Ngawi.

Dia memastikan di wilayah Madiun Raya tidak ada pabrik rokok ilegal. Dia berkomitmen membasmi pabrik rokok ilegal tersebut.

Tokopedia