Punung Pacitan Rebut Piala SBY di Lomba Panjat Pinang

Peserta berhasil mengibarkan bendera di puncak pohon pinang dalam lomba panjat pinang, Minggu (26/8 - 2018). (pacitankab.go.id)
29 Agustus 2018 08:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PACITAN -- Sebanyak 12 tim dari 12 kecamatan se-Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, beradu cepat dalam lomba panjat pinang memperebutkan piala dari Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Lomba panjat pinang memperebutkan piala SBY digelar Minggu (26/8/2018) di Alun-alun Pacitan. Menurut informasi yang dikutip Madiunpos.com dari laman pacitankab.go.id, Selasa (28/8/2018), ribuan warga memadati alun-alun untuk mendukung tim kesayangan mereka masing-masing.

Peserta yang paling cepat pada lomba untuk merayakan HUT Kemerdekaan RI itu adalah perwakilan dari Kecamatan Punung yang mendapatkan hadiah uang tunai Rp21 juta.

Sedangkan juara bertahan tahun lalu yaitu Kecamatan Donorojo hanya mampu menjadi yang tercepat kedua pada tahun ini dan mendapatkan hadiah uang tunai Rp17 juta. Untuk posisi ketiga diraih Kecamatan Pringkuku dengan hadiah uang tunai Rp14 juta.

SBY untuk kali kedua menggelar lomba panjat pinang di Alun-alun Pacitan. Tahun 2017 silam, SBY juga menggelar lomba serupa yang diikuti masyarakat Pacitan. Pemenang lomba mendapatkan uang tunai senilai puluhan juta rupiah serta piala.

Bupati Pacitan Indartato meminta masyarakat Kabupaten Pacitan selalu mengingat jasa para pahlawan yang telah berjuang keras merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Ia mengajak masyarakat untuk bersyukur dan mendoakan para pahlawan.

Pada lomba panjat pinang tahun ini, SBY tidak dapat pulang kampung ke Pacitan karena ada kepentingan yang tidak bisa ditinggalkan.

"Melalui saluran telepon, beliau memohon maaf dalam kesempatan ini Pak SBY dan keluarga tidak bisa di tengah-tengah kita karena kepentingan yang tidak dapat ditinggalkan," kata Indartato.

Selain lomba panjat pinang, Pemkab Pacitan juga menggelar Karnaval Kemerdekaan untuk memeriahkan HUT ke-73 RI pada Senin (27/8/2018). Karnaval tersebut melibatkan 1.960 pelajar yang tergabung dalam 12 kelompok peserta sekolah SMA/SMK dan MA se-Pacitan.

Seluruh peserta karnaval menempuh rute Jl. Jaksa Agung Suprapto menuju ke timur belok kanan masuk ke alun-alun timur dan menuju ke selatan kemudian masuk ke Jl. Ahmad Yani menuju perempatan penceng kemudian belok kiri masuk Jl. Basuki Rahmad dan finis di belakang kantor bupati.

Kegiatan karnaval ini diharapkan dapat menanamkan rasa nasionalisme dan menumbuhkan sikap persatuan dan kesatuan. "Karnaval ini diharapkan bisa melestarikan ragam budaya tradisional dan kearifan budaya lokal," kata Kepala Dinas Pendidikan Pacitan, Daryono. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya