4 Haji Asal Bojonegoro Wafat di Mekah karena Sakit

Jemaah haji kembali ke tenda setelah melaksanakan lontar jamrah, Rabu (22/8 - 2018) (Reuters/Zohra Bensemra)
29 Agustus 2018 06:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, BOJONEGORO -- Empat anggota jemaah haji asal Kabupaten Bojonegoro wafat selama pelaksanaan ibadah Haji di Tanah Suci tahun 2018 ini. Keempat haji tersebut meninggal dunia disebabkan sakit.

Sesuai data, empat haji yang meninggal dunia yaitu Mat Khaer bin Iskak, 76, warga Desa Wedi, Kecamatan Kapas, yang masuk kloter 39 meninggal dunia pada 10 Agustus 2018. Kemudian Haji Slamet bin Masirun, 63, warga Kelurahan Klangon, Kecamatan Kota, kloter 39, meninggal pada 23 Agustus 2018.

Selain itu, Ramelan bin Sadimo, 69, warga Desa Pomahan, Kecamatan Baureno, masuk kloter 40 meninggal pada 25 Agustus 2018 dan Haji Sulimin bin Galimo, 66, warga Desa Purwoasri, Kecamatan Sukosewu, masuk kloter 40 meninggal dunia pada 26 Agustus 2018.

"Empat haji itu semuanya meninggal dunia di Mekah. Semua barang bawaan [almarhum] tetap dibawa pulang ke Tanah Air" ucap  Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Bojonegoro Masrukhin, di Bojonegoro, Selasa (28/8/2018).

Lebih lanjut ia menjelaskan sebanyak 1.346 haji di daerahnya semuanya melaksanakan rukun wajib dalam ibadah haji mulai wukuf di Arafah, lempar jumrah, bahkan juga sudah selesai tawaf ifadah.

"Jemaah haji Bojonegoro sudah menyelesaikan semua ibadah haji. Kegiatannya sekarang salat berjamaah di Masjidil Haram, sebelum nantinya menuju Madinah," ucapnya.

Ia menambahkan jemaah haji daerahnya akan pulang ke Tanah Air pada 10 September 2018 melalui Madinah, menuju Surabaya, sebelum akhirnya ke Bojonegoro.

"Lokasi kedatangan jamaah haji di pendopo pemerintah kabupaten [pemkab]," ucapnya.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Tokopedia

Sumber : Antara