2 Masjid Kuno Kota Madiun Bersaing di Lomba Anugerah Wisata Jatim 2018

Suasana Ssalat Zuhur di Masjid Kuno Kuncen, Kelurahan Kuncen, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Jawa Timur, Rabu (16/12 - 2015). (Madiunpos.com/Irawan Sapto Adhi)
27 Agustus 2018 14:05 WIB Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mendaftarkan keberadaan kedua masjid bersejarah yakni Masjid Kuno Kuncen dan Masjid Kuno Taman di ajang lomba Anugerah Wisata Jatim 2018.

Hal itu sebagai salah satu sarana mempromosikan kedua masjid sebagai tempat wisata religi di wilayah setempat"Harapannya dengan promosi dan mengikuti ajang tersebut, wisata di Kota Madiun semakin dikenal dan berkembang," ujar Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto, Minggu (26/8/2018). 

Sugeng Rismiyanto membenarkan Kota Madiun bukanlah kota wisata. Meski demikian, pemda setempat tetap harus berjuang dan mengembangkan semua potensi yang ada.

Menurut dia, keberadaan dua masjid kuno tersebut memang cukup dikenal. Bukan hanya sebagai sarana ibadah, namun, juga penuh nilai sejarah.

Dalam kompleks kedua masjid tersebut terdapat makam sejumlah Adipati (Bupati) Madiun pada zaman Kerajaan Mataram dahulu. Dengan demikian, keberadaan masjid tersebut jauh lebih tua dari terbentuknya Pemerintah Kota Madiun.

"Keikutsertaan dalam lomba Anugerah Wisata Jatim 2018 memberikan banyak keuntungan. Salah satunya, media promosi langsung yang efektif. Apalagi lomba ini tingkat provinsi. Jadi Masjid Kuno Taman dan Kuncen dapat dikenal warga Jawa Timur," ungkap Sugeng Rismiyanto.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun Agus Purwowidagdo menyatakan kedua lokasi wisata religi tersebut layak tampil di tingkat provinsi karena tidak hanya kaya nilai sejarah namun juga nilai sprititual.

Dia menambahkan renovasi terus dilakukan oleh pihak Pemkot Madiun agar keduanya menjadi lokasi jujukan yang menarik dan nyaman. Adapun Masjid Taman dan Kuncen sering dikunjungi oleh pengunjung yang suka dengan wisata religi dari berbagai daerah pada saat momen-momen tertentu.

"Dari segi nilai sejarah ada, segi tempatnya juga layak. Anugerah Wisata Jatim akan menjadi ajang promosi yang bagus," kata Agus.

Meski terdapat sejumlah daerah yang menjadi pesaing, pihaknya optimistis dalam mengikuti lomba tersebut. Daerah-daerah wisata lain yang menjadi saingan berat di antaranya Kota dan Kabupaten Malang, Kota Batu, Jember, dan Banyuwangi.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya