Jatuh Saat Sadap Getah Pinus, Pria Lansia Ponorogo Meninggal

Ilustrasi mayat. (Solopos/Whisnu Paksa)
22 Agustus 2018 12:00 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO – Penyadap getah pinus ditemukan meninggal dunia di hutan pinus petak 17a1 RPH Ngrayun masuk Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (21/8/2018) malam. Diduga penyadap yang sudah berusia 70 tahun itu jatuh saat sedang menyadap getah pinus.

Kasubbag Humas Polres Ponorogo, Ipda Satrio Teguh, mengatakan seorang penyadap getah pinus bernama Sojo diketahui meninggal dunia di dalam hutan pada Selasa malam. Jasad Sojo kali pertama ditemukan cucunya, Rian di hutan pinus masuk Desa Baosan Lor.

Dia menyampaikan sebelum ditemukan meninggal, Sojo seperti biasa melakukan aktivitas pekerjaannya sebagai penyadap getah pinus berangkat dari rumah pada Selasa pagi. Karena sudah menjadi pekerjaan harian, tidak terbesit kecurigaan apapun.

"Menurut keterangan istrinya, Dasri, biasanya suaminya pulang dari menyadap getah pinus pada pukul 14.00 WIB. Tapi ini hingga pukul 18.00 WIB, korban tidak kunjung pulang," ujar Satrio, Rabu (22/8/2018).

Lantaran curiga terjadi sesuatu, keluarga dibantu tetangga mencari Sojo di hutan pinus tempatnya bekerja. Ternyata benar kecurigaan keluarga, pria lanjut usia itu ditemukan sudah tidak bernyawa di bawah pohon pinus.

Diduga pria itu jatuh dari tangga pada saat menyadap getah pinus. Hingga akhirnya kepala pria itu membentur kayu pinus roboh yang ada di bawah.

"Di lokasi, ditemukan tangga yang digunakan untuk memanjat pohon pinus juga roboh. Korban meninggal karena kepalanya membentur kayu pinus yang ada di bawah. Jenazah sudah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan," ujar dia. 

Tokopedia