Pegawai Bank di Ngawi Dibekuk Usai Pakai Sabu-Sabu

Ilustrasi narkoba. (Solopos/Whisnu Paksa)
21 Agustus 2018 20:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, NGAWI -- Seorang pegawai bank swasta, Fajar Risqia alias Ghapos, 28, warga Jl. Diponegoro, Desa Pelem, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, ditangkap polisi saat sedang menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.

"Yang bersangkutan ditangkap dalam kondisi mabuk. Diduga, ia mabuk setelah memakai sabu-sabu," ujar Kepala Satuan Resnarkoba Polres Ngawi AKP Djanu Fitrianto kepada wartawan di Ngawi, Senin (20/8/2018).

Dia menambahkan pengungkapan penyalahgunaan narkoba tersebut bermula dari informasi masyarakat. Polisi kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan pengintaian terhadap fajar Risqia selama tiga hari guna memastikan kebenaran informasi tersebut.

Tersangka kemudian ditangkap di sebuah rumah kosong di Desa Gelung, Kecamatan Paron, Ngawi. Saat penangkapan, tersangka tidak sempat melarikan diri karena dalam kondisi mabuk.

"Dari tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 0,24 gram yang disimpan dalam plastik serta sejumlah alat lain yang digunakan untuk mengonsumsi narkoba," ungkapnya.

Hingga kini, polisi masih mengembangkan kasus tersebut lebih lanjut, termasuk memintai keterangan dari mana tersangka mendapatkan narkoba yang dikonsumsinya.

Akibat perbuatannya, Ghapos akan dijerat dengan pasal 112 ayat 1 dan atau pasal 131 Undang-Undag RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Sesuai pasal 112 ayat 1 ancaman hukuman pidananya paling singkat selama empat tahun dan paling lama 12 tahun penjara. Sedangkan, untuk pasal 131, disebutkan ancaman pidana penjaranya paling lama selama satu tahun.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara