16 Penerbang Tempur TNI Dilatih Menyusun Operasi Udara

Asisten Operasi (Asops) Kasau Marsekal Muda TNI Johanes Berchmans menyematkan badge MCC kepada peserta latihan di Lanud Iswahjudi Magetan, Senin (20/8 - 2018). (Istimewa)
21 Agustus 2018 12:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MAGETAN -- Sebanyak 16 penerbang tempur TNI Angkatan Udara mengikuti Mission Commander Course (MCC) di Pangkalan Udara (Lanud) Iswahjudi. Para penerbang tersebut dilatih bagaimana mengatur sebuah misi operasi udara.

"MCC diselenggarakan sebagai upaya memberikan bekal pemahaman kepada penerbang dalam mengatur sebuah misi operasi yang tentunya menjadi dasar yang harus dikuasai para penerbang," kata Asisten Operasi (Asops) Kasau Marsekal Muda TNI Johanes Berchmans SW saat membuka MCC di Lanud Iswahjudi Magetan, Senin (20/8/2018).

Johanes menuturkan para prajurit TNI AU akan mengikuti kursus khusus tersebut mulai tanggal 20 Agustus 2018 sampai 13 September 2018. Kursus misi operasi udara dibagi menjadi dua tahap yaitu tahap bina kelas dan bina terbang.

Pada tahap bina kelas, penerbang tempur akan dibekali teori berisikan langkah-langkah merencanakan sebuah misi, memadukan aset-aset yang akan digerakkan, serta memgatur pengerahannya sampai misi dapat dijalankan secara efektif dalam mencapai tujuan.

Sedangkan pada tahap bina terbang, keenambelas prajurit itu diberi beberapa aset berupa pesawat tempur, transport, dan helikopter untuk dikelola dalam melaksanakan misi operasi.

Asops Kasau menegaskan prajurit TNI AU harus menguasai teknologi. Apalagi, tantangan dan tugas dihadapi senantiasa berkembang serta semakin kompleks.

"TNI AU di masa depan harus merupakan perpaduan dari keunggulan sumber daya manusia dan teknologi yang sesuai dengan jiwa dan zamannya," terang dia.

Lebih lanjut, Johanes berpesan supaya para penerbang harus tahu batas kemampuan diri sendiri dan selalu mengedepankan budaya safety (keselamatan).

"Kepada para peserta harus punya kemampuan memacu diri dengan kompetisi yang sehat dengan memberikan yang terbaik," jelas dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Tokopedia