Kepala DLH Madiun Mangkir Panggilan Kejari Terkait Korupsi

ilustrasi korupsi. (Solopos/Whisnu Paksa)
18 Agustus 2018 11:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun, Bambang Brasianto, mangkir panggilan pemeriksaan oleh tim penyidik Kejaksaan Negeri Mejayan.

Bambang Brasianto sedianya diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan penyalahgunaan anggaran dana pengelolaan sampah pada 2017.

Kejaksaan Negeri Mejayan menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi tersebut yaitu Kepala DLH Madiun Bambang Brasianto dan Kabid Persampahan dan Limbah Domestik DLH Madiun Priyono Susilohadi.

Keduanya dipanggil tim penyidik untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus itu, Kamis (16/8/2018). Namun, hanya Priyono Susilohadi yang datang memenuhi panggilan tersebut.

Kepala Kejari Mejayan, Sugeng Sumarno, mengatakan rencananya Kejari Mejayan melayangkan surat pemanggilan kedua kepada kedua tersangka itu.

"Iya kemarin yang bersangkutan tidak datang pemeriksaan. Nanti dipanggil lagi. Kan baru sekali," kata dia kepada wartawan seusai menghadiri upacara bendera HUT ke-73 RI di Alun-alun Mejayan, Jumat (17/8/2018).

Sugeng menyampaikan tim penyidik masih menunggu hasil penghitungan kerugian negara yang ditimbulkan akibat korupsi tersebut oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Berdasarkan penghitungan tim penyidik kejaksaan, kerugian negara diperkirakan mencapai Rp400 juta sampai Rp450 juta.

Sugeng menyampaikan hingga kini belum ada calon tersangka baru dalam kasus ini.



Tokopedia