Pemuda Ponorogo Diringkus Usai Mencuri Rokok di Toko

Ilustrasi pencurian. (Solopos/Whisnu Paksa)
16 Agustus 2018 18:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Aparat Polres Ponorogo menangkap seorang pemuda yang diduga melakukan aksi pencurian di salah satu toko sembako di Jl. Jayeng Rono, Desa Bangsalan, Kecamatan Sambit, Ponorogo.

Pelaku yang bernama Joko Susanto itu sempat dikejar pemilik toko, namun berhasil melarikan diri. Kapolsek Sambit, AKP Darmana, mengatakan polisi telah menangkap Joko Susanto di rumahnya di Desa Kori, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, Senin (13/8/2018) malam.

Pemuda ini diduga mencuri berbagai barang di toko milik Sanimam, 65, di Jl. Jayeng Rono, Desa Bangsalan, Minggu (12/8/2018) siang.

Darmana menuturkan saat itu Saniman sedang menonton televisi di ruang tamu rumahnya yang bersebelahan dengan tokonya. Tiba-tiba terdengar suara mencurigakan dari dalam tokonya. Saniman pun  langsung mengecek dan melihat ada seorang laki-laki yang tidak dikenal berada di dalam kios.

"Saat pemilik toko menanyakan apa yang dilakukan pemuda itu. Justru pemuda bernama Joko itu berusaha melarikan diri," jelas dia, Kamis (16/8/2018).

Saniman pun berusaha menangkap Joko dengan menarik baju Joko. Namun, pemuda itu berhasil melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor.

Berdasarkan ciri-ciri yang disampaikan pemilik toko, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus pemuda asal Desa Kori itu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, kata Darmana, pemuda itu ternyata sudah berkali-kali mencuri di wilayah Sambit. Antara lain di toko milik Umi Munawaroh di Jl. Gonggomino, Desa Bangsalan dan toko milik Sarkun di Desa Kemuning.

"Barang yang dicuri antara lain rokok, uang senilai Rp68.000, tabung gas, dua slop rokok merek Gudang Garam, tiga rokok merek Dunhil. Rokok yang dicuri ini kemudian dijual oleh pelaku," jelas dia.

Saat ini, pelaku ditahan di Mapolres Ponorogo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Tokopedia