Istri Wawali Madiun Turut Diperiksa Terkait Korupsi Pengadaan Komputer

Salah satu pejabat Pemkot Madiun, Henrikus Titis (berkacamata), diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan komputer Dinas Pendidikan Kota Madiun, Selasa (14/8 - 2018). (Madiunpos.com/AbdulJalil)
15 Agustus 2018 22:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Tim penyidik Unit Pidana Korupsi Polres Madiun Kota memanggil sejumlah pejabat Pemkot Madiun terkait kasus dugaan korupsi pengadaan komputer untuk SD dan SMP di Kota Madiun.

Salah satu pejabat yang dipanggil yaitu Yayuk Kundariyati yang merupakan istri Wakil Wali Kota (Wawali) Madiun, Armaya. Dalam pengadaan ribuan komputer senilai miliaran rupiah pada tahun anggaran 2016-2017 itu, Yayuk menjadi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Kasatreskrim Polres Madiun Kota, AKP Logos Bintoro, mengatakan hingga saat ini sudah ada sebanyak 24 saksi yang diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pengadaan komputer itu.

Saksi-saksi itu terdiri dari guru dan pejabat Pemerintah Kota Madiun. Mereka dipanggil untuk dimintai keterangan soal pengadaan komputer itu.

"Total ada 24 pejabat dan pegawai yang kami panggil," kata Logos kepada wartawan, Rabu (15/8/2018).

Logos menuturkan di antara pejabat yang dipanggil sebagai saksi yaitu Yayuk Kundariyati, istri Wakil Wali Kota Madiun. "Bu Yayuk diperiksa sebagai saksi sekali," ujar dia.

Pantauan Madiunpos.com di Polres Madiun Kota, Selasa (14/8/2018) sore, penyidik memanggil panitia pengadaan komputer, Henrikus Titis, untuk dimintai keterangan. Pejabat di Dinas Pendidikan Kota Madiun ini datang bersama seorang pengacara.

Pemeriksaan Titis cukup lama yaitu dari siang sampai pukul 17.00 WIB. Saat keluar dari ruang penyidikan, Titis enggan memberikan keterangan kepada wartawan.

Mengenai Titis ini, Logos menjelaskan saat ini status Titis masih saksi dalam pengadaan komputer ini. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Tokopedia