Ayah di Ngawi Temukan Anaknya Gantung Diri di Kandang Bebek

Ilustrasi gantung diri (Reuters)
13 Agustus 2018 19:35 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, NGAWI -- Seorang pemuda ditemukan tewas gantung diri di kandang bebek di rumahnya di Desa Gerih, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi, Senin (13/8/2018) sekitar pukul 12.00 WIB.

Pemuda 22 tahun itu diduga depresi setelah mengalami kecelakaan lalu lintas.

"Tadi siang telah ditemukan seorang pemuda bernama Sumarno yang berusia 22 tahun meninggal dengan kondisi gantung diri di rumahnya di Desa Gerih," kata Kasubbag Humas Polres Ngawi, AKP Eko Setyo Martono, kepada Madiunpos.com.

Eko Setyo Martono menjelaskan jasad pemuda itu kali pertama ditemukan ayahnya bernama Rebo, 65. Saat itu, Rebo hendak memberi makan bebek di kandang.

Saat memasuki kandang, pria lanjut usia itu pun kaget anaknya sudah dalam kondisi tergantung dengan tali nilon plastik pada lehernya.

"Tali itu diikatkan pada blandar rumah kandang bebek dengan posisi menghadap ke utara," ujar Eko.

Rebo yang saat itu sendirian di rumah langsung meminta bantuan tetangga untuk mengevakuasi jasad putranya.

Dari pemeriksaan yang dilakukan tim medis dinyatakan pemuda itu meninggal karena gantung diri. Tidak ditemukan tindakan kekerasan atau penganiayaan di tubuhnya.

Keterangan dari keluarga, jelas Eko, Sumarna mengalami depresi setelah menjadi korban kecelakaan lalu lintas hingga menyebabkannya gegar otak. Namun, dia menjelaskan tidak mengetahui secara pasti apa penyebab sampai pemuda itu mengakhiri hidupnya. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Tokopedia