Musang hingga Ular Bergaya Bak Model dalam Pets Carnival 2018

Peserta bersama hewan peliharaan mengikuti Pets Carnival pada Jember Fashion Carnaval (JFC) di Jember, Jawa Timur, Rabu (8/8/2018). (Antara - Seno)
09 Agustus 2018 12:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, JEMBER -- Berbagai jenis hewan peliharaan bersama pemiliknya tampil berlenggak-lenggok di ajang Pets Carnival yang kali pertama digelar dalam rangkaian Jember Fashion Carnaval (JFC) ke-17 tahun 2018.

Sejumlah kucing, musang, anjing, ayam hias, dan ular bareng pemiliknya unjuk gigi di jalan 1 kilometer lebih yang difungsikan layaknya catwalk, mulai dari halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Jember hingga Lippo Plaza Mall Jember, Jawa Timur, Rabu (8/8/2018) sore.

"JFC tahun ini ada yang baru yakni Pets Carnival yakni karnaval hewan piaraan bersama pemiliknya di sepanjang catwalk dengan dandanan yang unik dan lucu. Kami menggandeng berbagai komunitas pecinta hewan di Jember," kata Presiden JFC Dynand Fariz di Jember.

Aneka hewan peliharaan menyapa penonton dengan tingkah lucu dan menggemaskan, menghibur masyarakat yang sudah menunggu sejak siang di sepanjang jalan yang dilalui peserta Pets Carnaval.

"Selain Pets Carnival, juga ada Kids Carnival yang digelar Kamis [9/8/2018], JFC Rhythm Artwear Carnival pada Jumat [10/8/2018], Wonderful Archipelago Carnival Indonesia (WACI) pada Sabtu [11/8/2018] dan Grand Carnival pada Minggu [12/8/2018], serta JFC International Exhibition [10-12 Agustus 2018]," tuturnya.

Tema JFC 2018 adalah AsiaLight yang terinspirasi dari Asian Games 2018 yang digelar di Indonesia. 

Sementara Sekretaris Kabupaten Jember Mirfano yang membuka Pets Carnival berharap kegiatan JFC dapat meningkatkan kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara, sehingga hal tersebut dapat berdampak pada sektor perekonomian di Kabupaten Jember.

"Dengan Pets Carnival merupakan sesuatu yang baru pada JFC tahun ini akan menambah animo masyarakat untuk datang ke Kabupaten Jember," tuturnya.

Menurutnya Indonesia yang memiliki keanekaragaman satwa, bahkan 17 persen satwa yang ada di dunia berada di Indonesia, sehingga sudah selayaknya masyarakat Indonesia ikut menjaga dan memelihara hewan langka, agar tidak punah dan mencintai hewan yang dipelihara.

Mirfano menjelaskan karnaval hewan peliharaan itu juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk melindungi dan memelihara binatang yang ada di lingkungannya, sehingga ajakan untuk sayang terhadap binatang dapat digelorakan dalam Pets Carnival. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Tokopedia

Sumber : Antara