Hewan Kurban di Malang Dijamin Bebas Antraks

Pemeriksaaan hewan kurban. (Solopos.com/M.Ferri Setiawan)
08 Agustus 2018 04:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, MALANG -- Menjelang Iduladha 2018, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mengerahkan sepuluh tim yang dibantu 70 petugas lapangan untuk mengantisipasi penyakit antraks pada hewan kurban.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Malang, Nurcahyo, mengatakan tim yang disiapkan tersebut akan bekerja sepekan sebelum Iduladha. "Tim ini akan memantau dan memeriksa hewan yang disiapkan untuk kurban saat Iduladha," kata Nurcahyo di Malang, Jawa Timur, Selasa (7/8/2018).

Selain itu, lanjutnya, tim dan petugas juga akan mendata jumlah hewan ternak yang disiapkan sebagai hewan kurban, baik yang ada di pedagang tepi jalan maupun lainnya.

"Kami akan memastikan tidak ada hewan kurban di daerah ini yang terkena penyakit antraks," ucapnya.

Sampai saat ini, kata Nurcahyo, pihaknya menjamin sapi di Kabupaten Malang semuanya sehat dan terbebas dari penyakit antraks. Ia memastikan kondisi aman antraks tersebut setelah tidak adanya laporan dari petugas pemantau di lapangan.

Berdasarkan hasil pantauan petugas di lapangan, ujarnya, tidak ditemukan adanya hewan terserang penyakit antraks. Dengan demikian, Kabupaten Malang yang juga sebagai penghasil sapi potong aman dari penyakit antraks.

Menurut dia, Kabupaten Malang saat ini menjadi salah satu pemasok sapi ke berbagai daerah, di antaranya ke Kalimantan, Sulawesi, dan sejumlah daerah lainnya di Jatim maupun luar Jatim.

Ia mengemukakan populasi sapi di Kabupaten Malang saat ini mencapai 234.000 ekor. Melihat besarnya populasi sapi tersebut, bisa dipastikan persentase sapi dari luar daerah yang masuk ke Kabupaten Malang sangat kecil.

"Namun demikian, kewaspadaan terhadap penyakit antraks pada sapi yang masuk ke Kabupaten Malang terus kami lakukan, apalagi hari-hari menjelang Iduladha, dimana kebutuhan sapi meningkat tajam dan pedagang hewan kurban juga mulai bertebaran di wilayah ini," tuturnya.

Menjelang pelaksanaan Idul Kurban, sejumlah titik (lokasi) di Kabupaten  maupun di Kota Malang mulai dijadikan pasar hewan dadakan, baik utnuk penjualan kambing maupun sapi, terutama di lokasi-lokasi yang kosong dan agak jauh dari permukiman penduduk.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara