Petugas KPK Gadungan Tipu Legislator Kota Madiun Diancam 4 Tahun Penjara

Wakapolres Madiun Kota, Kompol Mujito, menunjukkan barang bukti uang tunai kepada wartawan di Mapolres Madiun Kota, Selasa (7/8 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
07 Agustus 2018 18:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Pria mengaku petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), A. Yani Koesnadi, yang dilaporkan menipu anggota DPRD Kota Madiun akan dituntut Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman hukuman penjara empat tahun.

Saat ini, aparat Satreskrim Polres Madiun Kota masih mendalami kasus tersebut.

Diberitakan sebelumnya, A. Yani Koesnadi,  warga J l. Ciliwung Kota Madiun, yang mengaku sebagai petugas KPK bernama Dewa menipu salah satu anggota DPRD Kota Madiun, Endang Winaryanti. Sempat terkecoh dengan tipu daya pelaku, Endang pun menyerahkan uang senilai Rp6 juta.

Wakapolres Madiun Kota, Kompol Mujito, mengatakan pelaku mendatangi korban dan menyatakan korban saat ini sedang diintai KPK. Awalnya korban menyerahkan uang senilai Rp5 juta. Kemudian, saat korban menyerahkan uang lagi senilai Rp1 juta, pelaku langsung ditangkap polisi.

"Tersangka ini pengangguran. Ga punya kerjaan," kata dia kepada wartawan di Mapolres Madiun Kota, Selasa (7/8/2018).

Untuk meyakinkan korban, tersangka mengenakan jaket yang mirip dengan petugas KPK yaitu berwarna krem. Jaket tersebut ditempeli lambang garuda dan tulisan "INVESTIGATOR".

"Tersangka ini mencari jaket yang mirip seragam KPK supaya terlihat sebagai petugas resmi," kata dia.

Mujito meminta kepada masyarakat yang pernah menjadi korban penipuan dengan modus operandi tersangka mengaku sebagai petugas KPK bisa melapor ke polisi.

Hasil pemeriksaan petugas, tersangka mengaku baru kali pertama melakukan penipuan ini. Tetapi, pemeriksaan masih dilakukan.

"Kalau pengakuannya sih baru pertama kali ini melakukan aksi penipuan menggunakan modus ini. Tapi masih kita lakukan penyidikan," terang dia.

Uang hasil penipuan ini sebagian digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan foya-foya. Sedangkan uang yang belum dibelanjakan atau sisanya senilai Rp3 juta disita polisi.  

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya