Surabaya Himpun Rp617 juta untuk Korban Gempa Lombok

Salah satu masjid di Desa Lading-Lading, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, NTB, ambruk akibat gempa bumi, Minggu (6/8 - 2018) malam. (Twitter/@Sutopo_PN)
07 Agustus 2018 02:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, SURABAYA -- Bencana gempa bumi yang melanda wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), memantik empati dari banyak pihak termasuk Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Pemkot melalui Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Linmas setempat membuka posko dan siap menyalurkan bantuan dari warga Surabaya untuk korban gempa Lombok NTB.

Kepala BPB dan Linmas Surabaya, Eddy Christijanto, mengatakan posko peduli korban gempa sudah dibuka sejak 31 Juli 2018 di halaman Balai Kota Surabaya.

“Posko ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian kami kepada korban gempa, dan ini merupakan perintah Ibu Wali Kota yang prihatin atas musibah tersebut,” ujarnya dalam rilis, Senin (6/8/2018).

Dia menjelaskan sejak dibuka sepekan lalu, jumlah bantuan  yang terkumpul sekitar Rp617 juta, di antaranya sebanyak Rp407 juta bantuan dari sekolah serta Rp211 juta berasal dari masyarakat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Adapun bantuan yang berasal dari sekolah SD – SMP akan difokuskan untuk perbaikan bangunan atau gedung yang rusak, sedangkan bantuan dari OPD dan masyarakat disalurkan untuk kebutuhan para korban gempa.

“Posko rencananya dibuka selama 10 hari, tetapi karena adanya bencana gempap susulan yang hebat kemarin maka posko akan diperpanjang,” imbuhnya.

Eddy menambahkan masyarakat Surabaya yang ingin mendonasikan bantuannya untuk para korban gempa Lombok masih terbuka dan bisa datang langsung ke halaman Balai Kota Surabaya.

“Bantuan bisa dalam bentuk apa pun, tidak harus uang. Kami siap untuk menerima dan siap untuk menyalurkan ke Lombok, termasuk pengiriman bantuan personel seperti tenaga medis akan dikoordinasikan dengan BPBD NTB,” imbuhnya.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Tokopedia