Tahun Ini, 8 Pasar Tradisional di Ponorogo Direnovasi

Penjual telur di Pasar Besar Madiun menata barang dagangannya, Kamis (12/7 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
06 Agustus 2018 09:30 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO – Delapan pasar tradisional di Kabupaten Ponorogo akan direnovasi pada tahun 2018 ini. Sumber anggaran renovasi pasar tradisional ini dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat.

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Ponorogo, Fitri Nurcahyo, mengatakan delapan pasar tradisional yang akan direnovasi tahun ini yaitu Pasar Legi, Pasar Pon, Pasar Tonatan, Pasar Ngumpul, Pasar Jenangan, Pasar Sugihan, Pasar Sawo, dan Pasar Sumoroto.

"Renovasi pasar tradisional ini diperlukan karena usia pasar sudah tua. Dan saat hujan juga becek dan menggenang," kata dia yang dikutip Madiunpos.com dari laman resmi Pemkab Ponorogo, Minggu (5/8/2018).

Dia menyampaikan renovasi pasar tradisional merupakan salah satu program dari nawa cita Presiden Joko Widodo yang menginginkan renovasi 5.000 pasar tradisional.

Dia menyebut di Ponorogo ada 22 pasar tradisional yang akan direnovasi. Namun, untuk tahun ini baru delapan pasar yang akan direnovasi.

Fitri menyampaikan tahun depan Pemkab Ponorogo berencana mengajukan ke pemerintah pusat untuk renovasi Pasar Jetis.

"Ini masih kami ajukan untuk Pasar Jetis. Tapi belum ada realisasi," jelas dia.