Warga Blitar Diimbau Waspadai Kebakaran Saat Cuaca Panas

ilustrasi kebakaran. (Solopos/Whisnu Paksa)
04 Agustus 2018 20:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, BLITAR -- Kepolisian Resor Kota Blitar, Jawa Timur, meminta masyarakat waspada dengan potensi terjadinya musibah kebakaran, terlebih saat kemarau seperti sekarang ini. Angin kencang serta cuaca panas, bisa memicu api lebih mudah merembet.

Imbauan itu disampaikan menyusul terjadinya kebakaran pada gudang penyimpanan tempat telur egg tray di Desa Morodadi, Kabupaten Blitar, yang membuat isinya ludes terbakar.

Tokopedia

"Kejadian itu berawal dari juru masak di gudang yang hendak memasak. Saat itu, saksi mengetahui di tumpukan egg tray ada kobaran api dan mengetahui itu ia memanggil penjaga malam dan meminta bantuan untuk membantu memadamkan api," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Blitar AKP Heri Sugiono di Blitar, Sabtu (4/8/2018).

Kebakaran itu, kata dia, terjadi di gudang tempat telur tepatnya Desa Morodadi, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Gudang itu milik Hani, 55, warga Desa Karangsari, Kabupaten Blitar.

Dia menambahkan api diketahui menyala dan sudah dalam keadaan besar. Seluruh yang mengetahui kejadian itu panik dan segera melapor ke polisi. Warga juga melaporkan kejadian itu ke pemadam kebakaran, dan tidak berapa lama petugas datang.

Sejumlah mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung berupaya memadamkan api. Setelah hampir dua jam, api berhasil dipadamkan. Namun, isi gudang hampir semua habis terbakar.

Petugas pemadaman juga terus melakukan pendinginan dengan air, dengan harapan bara bisa padam seluruhnya. Dikhawatirkan jika bara api masih ada, bisa terjadi kebakaran lagi.

Polisi juga sempat meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mencari tahu penyebab kejadian tersebut. Hingga kini, polisi masih mendalami kebakaran itu, sebelum diputuskan terkait dengan kasus itu.

"Kami masih dalami kejadian ini. Penyebab kebakaran masih diselidiki petugas, tapi sudah dilakukan penanganan dengan cepat agar tidak merembet ke lokasi lainnya," ujarnya.

Untuk nominal, AKP Heri mengatakan belum mengetahui dengan pasti. Namun, dimungkinkan hingga jutaan rupiah, mengingat isi dari gudang juga banyak.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara