200 Warga Kota Madiun Ganti Status e-KTP per Pekan

Proses perekaman data e/KTP. (Dukcapil.kemendagri.go.id)
04 Agustus 2018 08:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Madiun mencatat warga yang melakukan pergantian status cukup tinggi.

Bahkan pada saat tertentu jumlah warga yang mengganti status di e-KTP bisa mencapai 200 orang dalam satu pekan.

Kepala Dispendukcapil Kota Madiun, Nono Djati Kusumo, mengatakan pergantian status di e-KTP juga dilayani oleh Dispendukcapil.

Pergantian status ini tidak hanya dikarenakan menikah atau cerai saja, melainkan ada pula yang melakukan perubahan karena alamat rumahnya pindah baik antarkelurahan maupun kecamatan.

Nono menyampaikan warga yang melakukan permohonan perubahan e-KTP karena ganti status ini cukup banyak di Kota Madiun. Bahkan, pada saat tertentu permohonan bisa mencapai 200 orang per pekan.

"Kondisinya kan dinamis. Ada yang pindah dan datang. Ganti status karena nikah, cerai, dan juga pindah alamat," kata dia, Kamis (2/8/2018).

Dia menyampaikan dengan kondisi banyaknya warga yang mengajukan permohonan ganti status sehingga kebutuhan blanko e-KTP juga cukup banyak. Apalagi hingga kini belum sepenuhnya warga Kota Madiun memiliki e-KTP.

Data yang tercatat di Dispendukcapil, kata Nono Djati Kusumo, hingga kini masih ada sekitar 1.700 orang yang belum melakukan perekaman e-KTP. "Sebagian besar yang belum punya e-KTP ini adalah warga pemula," kata dia.

Untuk ketersediaan blanko e-KTP hingga kini hanya ada 800 keping. Padahal kebutuhan Kota Madiun cukup tinggi untuk mengantisipasi permintaan warga yang mengganti status hingga wajib e-KTP baru.

Pihaknya telah mengajukan ke pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan blanko e-KTP sebanyak 10.000 keping. Tetapi, biasanya pemerintah pusat hanya memberikan sekitar 6.000 keping.

"Kemungkinan Agustus ini akan dikirim ke Madiun. Kalau blanko e-KTP nya tersedia kan kami bisa lebih cepat melayani masyarakat," terang Nono. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya