KONI Bojonegoro Usulkan Rp6,6 Miliar untuk Persiapan Atlet Porprov

Petugas memasang baliho untuk menyambut pelaksanaan Porprov Jatim dan Asian Games & Asian Para Games, Senin (9/7 - 2018). (Antara/Slamet Agus Sudarmojo)
02 Agustus 2018 08:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, BOJONEGORO -- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bojonegoro, Jawa Timur, mengusulkan anggaran sebesar Rp6,6 miliar di dalam APBD 2019 untuk persiapan atlet di daerahnya yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-6 Jawa Timur, Juli 2019.

"Usulan alokasi anggaran sebesar Rp6,6 miliar yang akan disampaikan KONI di dalam APBD 2019 tidak termasuk untuk biaya penyelenggaraan sebanyak 12 cabang olahraga [cabor] yang akan digelar di Bojonegoro," kata Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Bojonegoro Syafiuddin, di Bojonegoro, Rabu (1/8/20180.

Menurut dia, alokasi anggaran Rp6,6 miliar itu, selain untuk biaya selama pemusatan latihan, juga untuk biaya menginap atlet selama bertanding di Bojonegoro, juga Tuban, Lamongan, dan Gresik.

Bojonegoro, kata dia, akan mengikuti 16 cabor dari 34 cabor yang dipertandingkan dalam porprov, antara lain, atletik, bola voli, bola basket, sepak bola, silat, karate, kempo, renang, selam, bulu tangkis, tenis meja, pentaque, catur, panjat tebing dan tenis lapangan.

"Perkiraan kami ada berkisar 300-400 atlet Bojonegoro yang akan mengikuti porprov. Saat ini atlet yang akan bertanding sudah menjalani pemusatan latihan, tapi di induk cabor masing-masing. Meskipun demikian pemusatan latihan sudah ditangani KONI," katanya menegaskan.

lebih lanjut ia menjelaskan biaya penyelenggaraan pertandingan 12 cabang olahraga yang digelar di daerahnya yang ditanggung Jawa Timur, antara lain, akomodasi/konsumsi untuk wasit, juri, petugas lomba, juga cindera mata dan mendali.

Tapi untuk persiapan lokasi pelaksanaan pertandingan atau venue, sound system, tim kesehatan, juga biaya keamanan ditanggung pemerintah kabupaten (pemkab).

"Besarnya biaya yang harus ditanggung pemkab untuk persiapan lokasi juga yang lainnya sekarang masih kami hitung," ujarnya.

Ia menambahkan "venue" untuk sepakbola, dilakukan bersama, selain Bojonegoro di Stadion Letjen H. Soedirman, juga Tuban, Lamongan, dan Gresik.

Untuk cabor panahan di SMAN 2, sepak takraw di SMAN 3, voli di GOR Dabonsia, Yudo di GOR SMT Terpadu, angkat besi/angkat berat/bina raga di Gedung Serbaguna, cabor anggar di Gedung Serbaguna, dan cabor catur di Hotel MCM.

"MCM dengan jumlah 100 kamar sudah dipesan Panitia Porprov Jatim untuk menginap wasit, juga tim lainnya," kata pemilik Hotel MCM Bojonegoro Moch. Subechi menambahkan. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara