Tari Pincuk Pecel Kolosal Meriahkan Peringatan HAN di Kota Madiun

Sekitar 1.500 anak TK dan PAUD di Kota Madiun menari tari pincuk pecel Madiun untuk memperingati Hari Anak Nasional di Alun-alun Kota Madiun, Selasa (31/7 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
31 Juli 2018 16:05 WIB Adv Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Tari Pincuk Pecel Madiun diperagakan secara kolosal oleh 1.500 anak di Kota Madiun. Penampilan anak-anak ini untuk memperingati Hari Anak Nasional (HAN) di alun-alun setempat, Selasa (31/7/2018).

Anak-anak dari puluhan TK dan PAUD di Kota Madiun itu dengan riang gembira menari-nari bersama di bawah terik matahari. Mereka berseragam warna oranye dengan kepala mengenakan topi berbentuk pincuk pecel.

Dengan kompak, anak-anak Kota Madiun berlenggak-lenggok mengikuti irama musik. Tari Pincuk Pecel Madiun merupakan tari kreasi yang diciptakan untuk memperkuat identitas nasi pecel Madiun yang merupakan makanan khas kota tersebut.

Selain menarikan Tari Pincuk Pecel secara kolosal, anak-anak itu juga bersama-sama menyanyikan lagu-lagu seperti Aku Anak Indonesia, Dari Sabang Sampai Merauke, Gernasbaku, dan lagu Madu Mongso.

Wali Kota Madiun, Sugeng Rismiyanto, mengatakan Pemkot Madiun peduli terhadap anak-anak. Untuk itu, Pemkot memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkreasi.

Dia menyampaikan Tari Pincuk Pecel Madiun merupakan wadah bagi anak-anak untuk berkreasi. Selain itu, juga sebagai ajang membangun keberanian dan menjaga mentalitas anak.

"Pemerintah juga memberikan perlindungan terhadap anak. Untuk anak-anak yang memiliki kemampuan dan dan hobi maka harus diwadahi. Ini menjadi salah satu indikator kota yang mendapat predikat kota layak anak," jelas dia.

Sugeng Rismiyanto menyampaikan Kota Madiun ditetapkan sebagai Kota Antipelecehan dan Anti-bullying terhadap anak. Selain itu, Kota Madiun juga memantapkan untuk menjadikan kota literasi baik dalam bentuk digital maupun fisik.

Menurut dia, permainan tradisional juga membutuhkan perhatian supaya anak-anak lebih mengenal dan memainkannya.

"Permainan tradisional itu kan membutuhkan kerja sama, kemandirian, keseimbangan tubuh, berpikir, sehingga permainan seperti ini perlu dilestarikan," jelas dia.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Heri Wasana, mengucapkan Selamat Hari Anak Nasional kepada seluruh anak di Kota Madiun. Dia berharap anak-anak Kota Madiun menjadi anak berkarakter dan sukses menuju masa depan.

Guru TK Islam Jl. Serayu Timur Kota Madiun, Kadarmijati, mengatakan anak-anak mempersiapkan diri untuk mengikuti tari kolosal sejak sebulan lalu. Hampir satu bulan, 13 anak di TK tersebut berlatih untuk menampilkan Tari Pincuk Pecel yang menarik.

"Jadi awalnya kami latih, kemudian ada latihan tingkat kecamatan dan ada latihan tingkat kota. Karena ini kan menarinya secara bersama-sama," ujar dia.

Dia berharap di Hari Anak Nasional tahun ini, anak-anak di Madiun bisa lebih cerdas dan mandiri serta disiplin. Menurut dia, perlu ada campur tangan pemerintah untuk menyalurkan potensi-potensi anak.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya