Awas Gelombang Tinggi! Nelayan Tulungagung Diminta Tak Melaut

Gelombang tinggi di Pantai Selatan Jawa. (Istimewa/BPBD Wonogiri)
27 Juli 2018 20:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, TULUNGAGUNG -- Para nelayan dan warga di pesisir selatan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, diimbau mewaspadai fenomena gelombang tinggi dengan ketinggian mencapai 4-6 meter. Mereka juga diminta tidak melaut sampai cuaca stabil untuk menghindari bencana di pesisir Tulungagung.

"Kami imbau warga di pesisir Pantai Sidem, Popoh, dan Sine agar menjauh dulu dari area bibir pantai. Cuacanya sedang tidak bersahabat," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung, Suroto, di Tulungagung, Kamis (26/7/2018).

Menurut data prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG yang diterima BPBD Tulungagung, cuaca buruk yang memicu gelombang tinggi diprediksi terjadi 22-26 Juli 2018.

Setelah itu, gelombang pasang sedikit menurun dengan ketinggian bervariasi, antara 2-6 meter mulai 27-29 Juli 2018. "Selama kondisi belum stabil masyarakat dan nelayan sebaiknya tidak melaut dulu. Demi keselamatan," imbau Suroto.

Saat ini warga pesisir yang bermukim di dekat pantai Tulungagung masih melakukan kesiagaan. Dua pemukiman nelayan yang melakukan jaga malam bersama adalah warga Dusun Sine di Teluk Sine dan warga Sidem di Pantai Sidem, Teluk Popoh.

Banjir rob sudah beberapa kali masuk ke area pemukiman, dan sebagian merusak properti hunian nelayan yang terbuat semipermanen dari bahan kayu atau bambu.

Tak hanya menggenangi permukiman, belasan kapal nelayan dilaporkan rusak, terbalik, karam, atau terempas ke pantai akibat diterjang ombak tinggi berulang-ulang.

"Syukurlah, sejauh ini tidak ada korban. Hanya beberapa rumah warga terdampak, tapi tidak parah," katanya.

Sayangnya, BPBD Tulungagung tidak memiliki data soal kerusakan belasan kapal nelayan yang karam atau terempas ke tepi pantai akibat tali jangkar yang putus setelah diombang-ambingkan gelombang pasang setinggi 4 meter lebih di dalam area Teluk Popoh maupun Sine. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 

Sumber : Antara