Kenalkan Mortar, Holcim Kian Serius Garap Pasar Madiun

Manajemen PT Holcim Indonesia meluncurkan produk baru Mortar di Hotel Aston Madiun, Kamis (26/7 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
27 Juli 2018 16:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- PT Holcim Indonesia kian serius menggarap pasar di wilayah Madiun, Jawa Timur. Hal itu mengingat ada berbagai megaproyek yang sedang digarap di wilayah tersebut.

Peningkatan pembangunan sejumlah proyek properti dan infrastruktur di wilayah Madiun mengalami tren positif pada beberapa tahun terakhir. Peningkatan ini bisa dilihat dari beberapa proyek seperti pembangunan Jalan Tol Ngawi-Kertosono, pembangunan gedung VIP RSUD Madiun, gedung PLN, gudang PT Inka, dan sejumlah proyek lainnya.

Sales Director Holcim Indonesia, Surindro Kalbu Adi, mengatakan pemerintah saat ini mendorong pertumbuhan dan pemerataan pembangunan di Indonesia, salah satunya di wilayah Madiun.

Dia menyebut saat ini perkembangan Madiun cukup pesat. Hal itu terlihat dari berbagai proyek pembangunan di wilayah ini. Surindro mengklaim banyak proyek pembangunan di wilayah ini menggunakan semen Holcim.

"Kami serius menggarap [pasar] wilayah Jawa Timur," ujar dia saat meluncurkan produk terbaru bernama Mortar di Hotel Aston Madiun, Kamis (26/7/2018).

Surindro menyebut saat ini pembangunan gedung-gedung bertingkat di wilayah Surabaya sudah stagnan. Sedangkan pembangunan di wilayah pinggir seperti di Madiun justru sedang menunjukkan geliatnya.

"Kami fokus masuk di pembangunan yang dikerjakan pemerintah dan nonpemerintah. Kami juga masuk di perumahan," ujar dia.

Saat launching produk terbarunya, pihaknya juga mengajak kontraktor dan developer untuk berbincang mengenai kualitas bangunan. Menurut dia, kontraktor memiliki peran untuk menentukan material yang tepat untuk menghasilkan bangunan berkualitas dan tahan lama.

"Perlu diingat meski saat ini ada banyak memudahkan dalam proses aplikasi, namun penting untuk tertap menjaga kualitas dan mutu dari sebuah bangunan agar dapat bertahan lama. Itulah mengapa, sangat penting untuk mulai menggunakan produk berdasarkan aplikasi agar hasil lebih maksimal," jelas dia.

Surindro mengatakan Holcim terus mengembangkan inovasi dan solusi sehingga dapat memberikan nilai tambah serta menjawab tantangan di dunia konstruksi.

"Di Indonesia itu sedikit agak ketinggalan. Standar tukang di luar negeri dengan di Indonesia itu berbeda. Holcim di sini, tidak hanya menawarkan produk tetapi juga memberi solusi. Supaya bisa bekerja efektif dan efisien, sehingga keuntungan yang didapat kontraktor lebih banyak," katanya. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya