Gelombang Tinggi Hancurkan Kios dan Kapal di Pacitan

Gelombang tinggi di Pantai Sembukan pada Kamis (19/7 - 2018) pagi. (Istimewa/BPBD Wonogiri)
27 Juli 2018 13:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PACITAN -- Sejumlah kios dan kapal milik nelayan di pantai Pacitan rusak diterjang ombak besar. Sudah sepekan terakhir ombak besar  menerjang pantai di wilayah Pacitan.

Wakil Bupati Pacitan, Yudi Sumbogo, mengatakan seluruh nelayan di Pacitan sudah diperingatkan untuk tidak melaut karena kondisi alam yang tidak memungkinkan. Selain nelayan, pemerintah juga memperingatkan warga yang berjualan di pinggir pantai untuk mewaspadai ombak besar.

Tokopedia

"Dampaknya di Pacitan cukup ekstrem. Ada beberapa kios yang dibangun di dekat pantai terkena ombak," kata dia saat dihubungi Madiunpos.com, Kamis (26/7/2018) malam.

Dia menyampaikan tidak semua pantai di Pacitan terdampak ombak besar. Dua pantai di Pacitan yang terdampak yaitu Pantai Klayar dan Pantai Watu Karung.

Sumbogo menyampaikan beberapa hari lalu banjir rob juga sampai ke jalan. Namun, tidak sampai menimbulkan kerusakan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena sebelumnya sudah ada peringatan dini untuk waspada.

"Kami sudah ada antisipasi, ada antisipasi dini, kami juga memiliki alat monitoring ketinggian gelombang sehingga kami terus berkomunikasi dengan nelayan di pesisir pantai. Alhamdulillah, nelayan bisa mengantisipasi agar tidak melaut," jelas dia.

Pemerintah mengimbau kepada para nelayan untuk tidak melaut hingga ada pemberitahuan resmi dari BMKG mengenai kondisi laut selatan. BMKG memprediksi ombak besar  akan terjadi selama sepekan ke depan.

"Tentunya masyarakat telah diedukasi selama ini, apalagi sudah ada imbauan dari BMKG tentang gelombang tinggi sehingga masyarakat yang tinggal di pesisir pantai selatan bisa mengantisiasi dengan saksama," ucapnya.

Dia mengatakan jarak rumah warga dengan pantai jauh dan masih dalam jarak aman sehingga tidak perlu dilakukan evakuasi atau pengungsian.