Rp600 Juta untuk Bikin 2 Portal di Perlintasan KA Bojonegoro

Pengendara sepeda motor melewati perlintasan sebidang tidak resmi jalur rel kereta. (Antara/Yulius Satria Wijaya)
25 Juli 2018 00:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, BOJONEGORO -- Anggaran Rp600 juta digelontorkan untuk memasang dua portal di perlintasan kereta api (KA) dengan jalan raya di Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, dan Desa Balen, Kecamatan Balen, untuk menghindarkan pemakai jalan dari bahaya kecelakaan.

"Saat ini pengerjaan pemasangan dua portal untuk pengaman di perlintasan KA baru dimulai," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro Iskandar, di Bojonegoro, Senin (23/7/2018). Ia menyebutkan anggaran untuk pemasangan portal di dua lokasi itu bersumber dari APBD 2018.

Tokopedia

Di sepanjang jalan rel KA di daerah setempat portal yang sudah terpasang untuk wilayah barat yaitu di Desa Mbeged, Kecamatan Purwosari, Desa Pungpungan, dan Kalipang, keduanya di Kecamatan Kalitidu, di tengah di Kelurahan Sumbang, Kecamatan Sumbang.

Di wilayah timur di Talun, dan Prayungan, keduanya di Kecamatan Sumberrejo, dan Desa Straturejo, Kecamatan Baureno. Dua portal yang tahap pemasangan di Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas dan Desa Balen, Kecamatan Balen.

Menurut dia, dengan adanya sembilan portal di perlintasan KA yang dijaga di masing-masing portal empat petugas mampu meredam angka kecelakaan antara kendaraan umum dengan KA.

Hanya saja, lanjut dia, di sejumlah lokasi ada portal yang rusak akibat ditabrak pemakai jalan, seperti di Desa Talun, Kecamatan Sumberrejo. "Portal di Talun patah akibat ditabrak truk," ucapnya.

Petugas Dishub Bojonegoro Imam menambahkan para pemakai jalan masih banyak yang belum tertib ketika melintas di perlintasan KA yang ada portalnya.Ia mencontohkan di perlintasan KA yang dilengkapi portal ada pemakai jalan memaki-maki petugas, karena akan ada KA lewat kemudian portal ditutup bersamaan dengan turun hujan.

"Pemakai jalan kesal karena kehujanan, padahal petugas bertanggung jawab menutup portal ketika melihat sinyal akan ada KA lewat," ucapnya.

Imam menambahkan semua portal perlintasan KA di daerahnya itu bisa termonitor melalui CCTV di kantor Dishub, sehingga kalau terjadi kecelakaan lalu lintas antara pemakai jalan dengan KA bisa diketahui penyebabnya.

"Untuk perlintasan KA yang terpasang portal belum pernah ada kejadian kecelakaan lalu lintas kendaraan umum dengan KA. Kecelakaan antara kendaraan umum dengan KA biasanya di lokasi yang belum terpasang portal," ujarnya.

Pantauan Antara di portal Kelurahan Sumbang, Kecamatan Kota, yang sudah tertutup karena ada akan ada KA lewat dari arah barat dan timur, juga menjumpai sejumlah pengendara sepeda motor tetap melintas. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

 

Sumber : Antara