Kapal Kano dari Limbah Tebu Ini Diklaim Ramah Lingkungan

Launching Kapal Kano LCGS bikinan mahasiswa dan alumni ITS Surabaya di Pulau Merah Banyuwangi. (its.ac.id)
24 Juli 2018 16:05 WIB Peni Widarti Madiun Share :

Madiunpos.com, SURABAYA --  Kapal Kano LCGS (Low Cost Green Ship) yang ramah lingkungan dan ekonomis tercipta berkat kerja sama mahasiswa dan alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Tim yang terdiri atas Taufikur Rahmadani, Hafez Haris Arya S, dan Ramdan Anggoro telah me-launching produk Kapal Kano LCGS tersebut bertempat di Pulau Merah, Banyuwangi, Jawa Timur, pada 18 Juli lalu.

Taufikur Rahmadani menjelaskan selama ini pembuatan perahu dari bahan fiber glass tetapi bahan tersebut tidak ramah lingkungan. Untuk itu timnya mencoba mengatasi pencemaran lingkungan dengan mengganti serat fiber glass dari limbah serat tebu.

"Awalnya saya punya ide penggunaan limbah tebu karena saya melihat limbah serat tebu yang dibuang percuma oleh pedagang es tebu," ujarnya dalam rilis yang diterima Bisnis/JIBI, Jumat (20/7/2018).

Dia mengatakan sebelumnya telah melakukan riset dan beberapa kali pengujian hingga didapatkan hasil serat tebu memiliki kekuatan setara dengan serat fiber glass.

"Penggantian serat fiber glass menjadi serat tebu sangat efektif untuk meminimalisir pencemaran lingkungan juga mengurangi limbah tebu yang kurang dimanfaatkan,” imbuhnya.

Taufikur menambahkan pihaknya ingin lebih mengenalkan investasi produk dari salah satu startup binaan UPT Inkubator Industri ITS terhadap daerah wisata.

Diharapkan launching produk tersebut dapat membantu pengembangan wahana wisata yang dapat menarik pengunjung lebih banyak lagi di Pulau Merah.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya