Salut, Bacaleg Perempuan di Tulungagung Nyaris 40%

Ilustrasi Caleg. (Solopos/Whisnupaksa Kridangkara)
23 Juli 2018 18:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, TULUNGAGUNG -- Keterwakilan perempuan dalam kontestasi Pemilu 2019 di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, diapresiasi lantaran mencapai 40 persen. Hal itu terlihat pada hasil verifikasi bakal calon anggota legislatif (bacaleg) yang diajukan 15 partai politik  oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung sepekan terakhir.

"Total bacaleg perempuan yang didaftarkan parpol ada 223 dari total bakal calon legislatif untuk tingkat DPRD II [Tulungagung] yang berjumlah 559 orang. Selebihnya, sebanyak 335 bacaleg adalah laki-laki," kata Ketua KPU Tulungagung Suprihno di Tulungagung, Minggu (22/7/2018).

Suprihno maupun komisioner KPU Tulungagung lainnya mengapresiasi banyaknya bacaleg perempuan tersebut. Sebab hal itu menjadi indikasi semakin tingginya partisipasi kaum perempuan dalam politik.

Persentase 40 persen itu (atau lebih tepatnya 39,89 persen) jauh melebihi batas minimal kuota bacaleg perempuan yang wajib dipenuhi oleh parpol. "Semoga banyaknya bacaleg perempuan ini berbanding lurus dengan semakin tingginya partisipasi pemilih dalam pemilu nanti," ujar Suprihno.

Dari 15 parpol peserta pemilu di Tulungagung yang mengajukan bacaleg itu, Partai Perindo adalah yang paling besar persentase bacaleg perempuan dibanding laki-laki.

Dalam daftar hasil verifikasi KPU, partai besutan raja media Hari Tanoe Soedibyo mengajukan 22 bacaleg, dengan rincian bacaleg laki-laki 10 orang dan perempuan 12 (54,54 persen).

Partai dengan ajuan persentase bacaleg perempuan terbesar kedua adalah Partai Demokrat, di mana dari 48 orang bacaleg, komposisi laki-laki dan perempuan imbang atau masing-masing gender 24 orang (50-50 persen).

"Tapi rata-rata parpol sudah memenuhi kuota minimal partisipasi politik perempuan sebesar 30 persen yang ditetapkan Undang-undang," kata Suprihno.

Dijelaskan, seluruh hasil verifikasi tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada masing-masing pimpinan parpol untuk segera dilengkapi guna memenuhi syarat.

"Jadi berkas administrasi yang dikumpulkan oleh bacaleg kemarin itu masih ada yang kurang, dan untuk kekurangan berkas tersebut bisa dilengkapi hingga 31 Juli mendatang," ujarnya.

Menurut Suprihno, mayoritas berkas milik bacaleg yang kurang berkaitan dengan surat keterangan sehat rohani yang kini masih dalam proses di rumah sakit, kemudian yang kedua terkait surat keterangan tidak pernah dipidana dari pengadilan serta ijazah yang belum juga diligalisir.

"Yang mendominasi saat ini yakni surat keterangan dari pengadilan, hampir setiap bacaleg belum mengumpulkan," tuturnya.

Dari jumlah tersebut, mereka (bacaleg) akan memperebutkan 50 kursi yang tersebar di lima daerah pemilihan (dapil), untuk dapil I terdapat 10 kursi, dapil II terdapat 11 kursi, dapil III terdapat 9 kursi, dapil IV terdapat 9 kursi dan dapil V terdapat 11 kursi.

"Jadi bacaleg yang mendaftar akan bertarung memperebutkan 50 kursi DPRD yang tersebar di lima dapil yang ada di Kabupaten Tulungagung," paparnya.

Sumber : Antara