Parpol Kota Madiun Ramai-Ramai Daftarkan Caleg di Hari Terakhir

Pengurus PSI Kota Madiun menyerahkan berkas pendaftaran caleg kepada komisioner KPU setempat, Selasa (17/7 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
17 Juli 2018 18:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Partai politik di Kota Madiun berbondong-bondong mendaftarkan bakal calon anggota legislatif (caleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat pada hari terakhir pendaftaran, Selasa (17/7/2018). Hingga pukul 15.00 WIB tadi, baru ada lima parpol mendaftarkan calegnya ke kantor KPU setempat.

Lima parpol yang sudah mendaftarkan caleg yaitu Partai Nasdem, PBB, Partai Demokrat, Partai Perindo, dan PSI. Partai Nasdem dan PBB datang ke KPU pada Senin (16/7/2018). Sedangkan Demokrat, Perindo, dan PSI mendaftarkan caleg pada hari Selasa ini.

Tokopedia

Komisioner KPU Kota Madiun, Rohani Hidayat, mengatakan hari Selasa ini merupakan hari terakhir pendaftaran caleg dari partai politik. "Untuk parpol lainnya berencana mendaftar Selasa sore. Kami menunggu pendaftaran caleg hingga pukul 24.00 WIB," jelas dia kepada wartawan.

Rohani menuturkan seluruh persyaratan harus diserahkan parpol saat mendaftar, baik syarat dari partai politik maupun persyaratan calon legislatif yang diusung. Nantinya seluruh kelengkapan persyaratan akan diverifikasi dan ketika ada persyaratan yang kurang akan diminta untuk diperbaiki.

Salah satu partai yang menyerahkan persyaratan pendaftaran caleg yaitu PSI. Pengurus partai baru tersebut menyerahkan seluruh berkas perayaratan kepada komisioner KPU Kota Madiun.

Ketua DPD PSI Kota Madiun, Dian Tri Susilo, mengatakan ada 30 orang yang didaftarkan PSI untuk Pemilu DPRD Kota Madiun pada 2019 mendatang. Seluruh persyaratan yang dibawa diyakini sudah lengkap dan tinggal masuk dalam proses verifikasi.

Dian menyampaikan dari 30 nama yang dicalonkan hanya satu orang caleg yang merupakan nama lama. Sedangkan 29 nama lainnya merupakan sosok baru dan anak muda berusia rata-rata 30 tahun.

"Ada satu yang merupakan nama lama yaitu Tutik [Supiah Mangayu Hastuti] mantan anggota DPRD Kota Madiun dari PDIP. Kami menerimanya karena kami rasa ada potensi. Namun, untuk kepengurusan semuanya orang baru," jelas dia.

Meski baru kali pertama mengikuti Pileg, dia menargetkan PSI bisa mendapatkan delapan kursi di DPRD Kota Madiun. Dia optimistis bisa mencapai target tersebut melihat figur-figur yang dicalonkan dalam Pileg itu.

Seluruh calon yang maju dari PSI mengikuti serangkaian tes dan rata-rata mereka memiliki basis massa. "Mereka memang bukan dari partai, mereka orang baru di dunia politik. Tetapi sebelumnya mereka banyak yang berkecimpung di dunia usaha, aktivis, dan pekerja sosial. Jadi sebenarnya mereka sudah memiliki basis massa," jelas dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya