Pencari Kayu Bakar Meninggal di Tengah Hutan Ngawi

Warga dan polisi mengevakuasi jenazah Loso, pencari kayu bakar yang meninggal di hutan Ngawi, Sabtu (14/7 - 2018). (Istimewa/Polres Ngawi)
15 Juli 2018 10:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, NGAWI -- Seorang petani meninggal dunia  saat mencari kayu bakar di kawasan hutan petak 25 RPH Begal, Desa Begal, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Sabtu (14/7/2018) sore. Petani bernama Loso, 58, itu meninggal diduga karena jatuh dari pohon jati di hutan.

"Warga menemukan Loso sudah terbujur kaku di tengah hutan petak 25 RPH Begal. Loso ini merupakan warga Desa Begal," kata Kasubbag Humas Polres Ngawi, AKP Eko Setyo Martono, kepada Madiunpos.com, Minggu (15/7/2018).

Tokopedia

Eko menyampaikan tubuh Loso yang tengkurap di hutan itu kali pertama ditemukan tetangganya, Suji, yang saat itu sedang menggembala kambing di hutan. Saat itu, Suji melihat Loso tengkurap dengan dikelilingi banyak ranting pohon.

Suji kemudian memberi tahu warga lainnya untuk mengecek kondisi pria yang tengkurap itu. Setelah dicek ternyata pria itu sudah meninggal dunia. Selanjutnya warga melaporkan hal itu ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Kedunggalar.

Dari hasil pemeriksaan tim medis, kata Eko, Loso sebelumnya mencari kayu bakar di hutan dengan memanjat pohon jati. Kemudian Loso memotong ranting pohon tersebut. Namun nahas, saat memanjat pohon jati dengan ketinggian 7 meter itu, Loso terpeleset hingga akhirnya jatuh dan meninggal dunia.

"Di tubuh korban juga ditemukan  luka memar di bagian kepala belakang. Ini diduga akibat jatuh tersebut," jelas dia.

Keluarga juga menyampaikan Loso selama ini memiliki riwayat sakit jantung. Keluarganya menerima kejadian ini sebagai musibah dan jenazah Loso langsung dimakamkan.