200 Bacaleg Ikuti Tes Kejiwaan di RSUD Tulungagung

Ilustrasi calon anggota Legislatif (caleg). (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)
13 Juli 2018 23:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, TULUNGAGUNG -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Iskak Tulungagung telah melayani lebih 200 orang dari Kabupaten Tulungagung dan sekitarnya yang mengikuti tes psikologi atau ujian kejiwaan, sebagai bagian persyaratan administrasi untuk mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg).

"(Layanan) Tes psikologi sudah mulai kami lakukan di poli jiwa sejak sepekan terakhir," kata Kasi Informasi dan Pemasaran RSUD dr. Iskak Tulungagung, Mochammad Rifai, di Tulungagung, Kamis (12/7/2018).

Dia menyebutkan para bacaleg dari lintas partai politik itu tidak datang dan mengikuti ujian bersamaan dalam satu waktu. Namun mereka bertahap datang dan mengajukan permohonan surat keterangan kesehatan rohani atau tidak sedang mengalami gangguan kejiwaan di poli jiwa RSUD dr. Iskak pada jam kerja.

Para bacaleg tersebut juga masih harus mengikuti serangkaian tes psikologis yang disiapkan para psikiater dan dokter spesialis jiwa yang telah siaga.

"Kalau dirata-rata, per hari yang ikut ujian psikotest antara 50 hingga 60 orang. Itupun bergiliran, tidak pada jam yang sama," kata Mochammad Rifai.

Menurut Rifai, para peserta ujian kejiwaan diharuskan menjawab soal psikotes yang berjumlah 500 soal dan harus diselesaikan dalam tempo dua jam.

"Psikotes untuk bacaleg ini berbeda dengan tes [psikologi] untuk kebutuhan kerja. Isi soal dalam tes ini rata-rata adalah tentang aktivitas maupun kebiasaan keseharian," kata Rifai.

Melalui pertanyaan yang berulang dan diacak, tes psikologi ini diproyeksikan bisa mendeteksi ada/tidaknya potensi gangguan kejiwaan pada bacaleg bersangkutan.

"Meskipun soal yang dikerjakan terlihat mudah dan sepele, namun di antara mereka ada yang harus mengulang karena nilainya masih di bawah rata-rata atau ambang batas minimal," katanya.

Rifai menegaskan pihak RSUD dr. Iskak menjamin kerahasiaan hasil ujian kejiwaan yang dilakukan.

Artinya, hasil tes psikologi hanya akan diberikan kepada bacaleg bersangkutan untuk kemudian diserahkan ke partai yang mengusung pencalonan mereka di Pemilihan Legislatif 2019.

Selain bakal calon legislatig tingkat daerah, sjeumlah bakal calon legislatif untuk DPRD Jatim maupun DPR RI juga sebagian mengikuti tes psikologi di RSUD dr Iskak.

Sesuai peraturan, setiap bacaleg yang maju bursa Pilleg 2019 melalui parpol apa pun wajib mendapat surat keterangan sehat rohani dari rumah sakit resmi milik pemerintah.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 

Tokopedia

Sumber : Antara