Kota Madiun Inflasi 0,73% pada Juni 2018, Ini Pemicunya

Ilustrasi inflasi - deflasi (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)
13 Juli 2018 01:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Laju inflasi di Kota Madiun pada Juni 2018 lalu mencapai 0,73 persen dan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 131,14. Inflasi salah satunya dipicu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu lalu.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun Firman Bastian di Madiun, Kamis (12/7/2018), mengatakan kenaikan harga BBM biasanya diikuti dengan kenaikan harga komoditas lain yang akhirnya menyebabkan inflasi di suatu daerah.

"Yang perlu diwaspadai adalah kenaikan harga BBM akan menggerakkan komoditas harga pangan. Apabila tidak terjaga dengan baik akan mengurangi daya beli masyarakat dibanding kota atau kabupaten sekitar dan terjadi inflasi. Ini dapat menurunkan daya saing," ujar Firman Bastian.

Dia menjelaskan inflasi di Kota Madiun disebabkan kenaikan IHK pada lima kelompok pengeluaran, yaitu kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan yang mengalami inflasi tertinggi sebesar 1,79 persen. Setelah itu kelompok bahan makanan, disusul kelompok sandang.

"Kenaikan sejumlah kelompok pengeluaran itu tak terlepas dari kenaikan harga BBM. Namun, tidak semua kelompok mengalami inflasi. Sebaliknya, kelompok pendidikan dan rekreasi mengalami deflasi sebesar 0,11 persen," kata dia.

Firman Bastian menambahkan komoditas yang dominan memengaruhi inflasi pada Juni 2018 di antaranya angkutan antarkota, daging ayam ras, tarif kereta api, mi instan, dan kacang panjang.

"Komoditas penekan laju inflasi antara lain telur ayam ras, nangka muda, beras, biskuit, dan buah pir," katanya.

Firman Bastian menambahkan Kota Madiun berada di urutan keempat dari delapan kabupaten/kota penghitung laju inflasi nasional di Jawa Timur. Dari delapan daerah, semuanya mengalami inflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Sumenep sebesar 0,84 persen dengan IHK 129,56 dan inflasi terendah terjadi di Kota Malang sebesar 0,25 dengan IHK 133,29.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Tokopedia

Sumber : Antara