Minat Kerja Wanita Tulungagung Lebih Tinggi Ketimbang Pria

Ilustrasi pengurusan kartu kuning. (Solopos/Dok.)
12 Juli 2018 01:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, TULUNGAGUNG -- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tulungagung mencatat animo dan minat kerja kaum wanita di wilayah setempat lebih tinggi ketimbang kaum pria. Hal itu diketahui dari data pemohon kartu kuning atau kartu tanda pencari kerja di dinas setempat.

"Rata-rata selisihnya bisa mencapai dua kali lipat," kata Kepala Bidang Penempatan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Kabupaten Tulungagung Triningsih Ch. di Tulungagung, Selasa (10/7/2018).

Triningsih mencontohkan data pencari kartu kuning berturut-turut mulai bulan Januari hingga Mei 2018.

Pada Januari 2018, misalnya, dari total 473 pencari kerja, pemohon AK-1 berjenis kelamin perempuan sebanyak 304 orang, sementara laki-laki 169 orang. Kemudian pada Februari 2018, dari total 340 pencari kerja, perempuan 237 orang dan laki-laki 103 orang.

Selanjutnya Maret 2018, dari 402 pencari kerja, perempuan sebanyak 226 orang dan laki-laki 176 orang.

Sementara pada April dari keseluruhan pemohon 423 orang, perempuan 244 orang dan laki-laki 179 orang. "Sedangkan pada Mei dari total 423 pemohon, perempuan sebanyak 266 orang dan laki-laki 157 orang," katanya.

Dari data tersebut kalau dirata-rata dalam satu hari sekitar 30 pencari kerja yang membuat kartu kuning. "Untuk yang bulan Juni masih dalam perekapan jadi belum di ketahui hasilnya," jelasnya.

Dia mengataka syarat yang harus disiapkan pemohon tidak begitu rumit, yakni cukup melampirkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), foto kopi ijazah terakhir, serta pas foto. Dan pembuatan kartu kuning tersebut dipastikan gratis alias tidak dipungut biaya.

"Tidak ada pungutan dalam pembuatannya, bagi pemohon cukup memenuhi persyaratan, dan sekitar lima menit Kartu AK-1 langsung jadi," katanya.

Masih menurut Triningsih, kartu kuning atau juga disebut dengan kartu AK-1 sebenarnya sangat penting dimiliki oleh seseorang yang ingin melamar kerja. Apalagi untuk calon tenaga kerja Indonesia (TKI) atau pekerja migran Indonesia (PMI) wajib hukumnya.

Fungsi Kartu AK-1 adalah membantu pemerintah setempat dalam mendata masyarakat Tulungagung yang masih menganggur dan membutuhkan lowongan pekerjaan. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Tokopedia

Sumber : Antara