Bojonegoro Dapat DBH Migas Rp940 Miliar Tahun 2018

Ilustrasi uang (Antara/Sigid Kurniawan)
09 Juli 2018 16:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, BOJONEGORO --- Awal September 2018 mendatang Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akan memperoleh dana bagi hasil (DBH) migas triwulan ketiga setelah ada audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Tahun ini Bojonegoro menerima DBH migas Rp940 miliar dari target yang ditetapkan sebesar Rp986 miliar.

"Perolehan DBH migas triwulan III akan kami terima awal September setelah ada audit dari BPK terkait DBH migas," kata Kepala Badan Pendapatan Daerah Pemkab Bojonegoro Herry Sudjarwo, di Bojonegoro, Senin (9/7/2018).

Dia menambahkan daerahnya sudah menerima DBH migas triwulan I dan II yang sudah masuk ke kas daerah dari Pemerintah Pusat yang besarnya sekitar Rp540 miliar.

"Untuk DBH migas triwulan II diterima pada Mei. Yang jelas adanya perolehan DBH migas triwulan I, III dan III itu APBD 2018 aman," ucapnya.

Ia menjelaskan sesuai Perpres 107 tahun 2017 tentang Rincian APBN 2018, prognosa DBH migas Bojonegoro Rp1,346 triliun.

Apabila prognosa bisa terealisasi 70 persen sesuai PMK Nomor: 112/PMK.07/2017, maka perolehannya sebesar Rp942,3 miliar.

Pemkab melalui surat kepada Menteri Keuangan meminta penyaluran DBH migas triwulan IV pada 2017 bisa direalisasikan pada 2018 melalui mekanisme APBN Perubahan 2018.

"Sisa triwulan IV 2017 sebesar Rp806,5 miliar. Diperhitungkan penyelesaian lebih dan kurang bayar DBH sampai dengan tahun 2016," ucapnya.

Ia juga menyebutkan sesuai Peraturan Dirjen Perimbangan Keuangan Nomor: 5/PK/2017 terdapat lebih bayar DBH migas pada 2016 daerahnya sebesar Rp263,9 miliar.

Apabila diperhitungkan dengan perhitungan kurang dan lebih bayar sebelumnya maka total kekurangan bayar DBH migas Bojonegoro Rp699 miliar.

Menurut dia, kenaikan harga minyak dunia dari asumsi di dalam APBN 2018 sebesar 48 dolar AS per barel menjadi 68 dolar AS akan menambahan perolehan DBH migas daerah penghasil migas.

Berdasarkan perhitungan kasar yang dilakukan, menurut dia, perolehan DBH migas di daerahnya dengan mengacu realisasi lifting juga kenaikan harga minyak dunia bisa mencapai Rp2 triliun dari prognosa perolehan DBH migas 2018 sebesar Rp1,3 triliun.

Ia optimistis lifting minyak 77 juta barel pada 2018 dengan mudah bisa terealisasi, karena pada triwulan pertama sudah terealisasi sekitar 19 juta barel.

Produksi minyak Bojonegoro diperoleh dari lapangan minyak Banyuurip Blok Cepu, dengan operator ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), lapangan Sukowati yang dikola Pertamina Petrochina East Java (PPEJ) dan sejumlah lapangan minyak lainnya.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Tokopedia

Sumber : Antara