Input Data Hasil Pilkada Kabupaten Madiun Belum 100%, Ini Kendalanya

Ketua KPU Kabupaten Madiun, Wahyudi. (Solopos/Abdul Jalil)
29 Juni 2018 12:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- KPU Kabupaten Madiun mengungkapkan berbagai kendala yang dialami petugas saat melakukan entry data hasil pencoblosan Pilkada 2018 ke sistem informasi penghitungan suara (Situng) KPU RI. Kendala itu di antaranya jarak dan jaringan Situng yang sempat down.

Pantauan Madiunpos.com di laman infopemilu.kpu.go.id, Jumat (29/6/2018) pagi, data jumlah surat suara dalam Pilkada Kabupaten Madiun yang ter-input dalam Situng masih 91,22%. Sedangkan TPS yang belum menyerahkan hasil rekapitulasi di tingkat TPS sebanyak 89 TPS dari 1.014 TPS.

Ketua KPU Kabupaten Madiun, Wahyudi, menyampaikan ada berbagai kendala teknis yang dihadapi petugas entry data ke Situng. Salah satunya jaringan Situng KPU pusat sempat down hingga empat jam sehingga membuat input data surat suara terhambat.

"Karena kemarin kan yang mengakses seluruh Indonesia seluruh data harus masuk Situng sehingga sempat down sampai empat jam," ujar Wahyudi.

Selain kendala jaringan yang sempat down, kata dia, petugas PPS di beberapa desa juga lambat menyerahkan berita acara hasil hitungan surat suara. Kondisi ini membuat petugas entry data di KPU tidak bisa segera bekerja.

Wahyudi mencontohkan ada beberapa desa di wilayah Kecamatan Saradan, Kecamatan Kare, dan Kecamatan Dagangan yang jaraknya jauh dari kecamatan. Petugas PPS membutuhkan waktu lebih untuk mengirimkan data-data tersebut.

"Kecamatan Saradan baru Kamis subuh sampai di KPU. Ya karena medannya seperti itu. Untuk membawa ke sini membutuhkan waktu," jelas dia.

Lebih lanjut, Wahyudi menuturkan pada 29 Juni-4 Juli merupakan rekapitulasi di tingkat PPK. Kemudian 4-6 Juli rekapitulasi di tingkat KPU. Tanggal 6 Juli sekaligus merupakan jadwal pengumuman dan penetapan calon terpilih.



Tokopedia