Partisipasi Pemilih Pilwakot Madiun 2018 Tak Capai Target

Petugas KPPS TPS 05 Desa Jetis, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, mengenakan kostum dongkrek menari menyambut para pemilih, Rabu (27/6 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
28 Juni 2018 19:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Partisipasi pemilih menyalurkan hak suara dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota Madiun 2018 tidak memenuhi target yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun.

Bahkan partisipasi pemilih Pilwakot kali ini menurun dibandingkan Pilwakot Madiun periode sebelumnya.

Ketua KPU Kota Madiun, Sasongko, mengatakan daftar pemilih tetap (DPT) Kota Madiun 148.204 orang terdiri atas laki-laki 70.599 orang dan perempuan 77.924 orang. Sedangkan DPT yang menggunakan hak suaranya yaitu 106.515 orang yang terdiri dari laki-laki 49.342 orang dan perempuan 57.159 orang.

"Tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Kota Madiun tahun ini 71,87%. Tingkat partisipasi ini turun sekitar 2% dari Pilkada sebelumnya," ujar dia, Kamis (28/6/2018).

Sasongko menyampaikan faktor yang memengaruhi partisipasi pemilih ini ada berbagai hal. Salah satunya, kemungkinan pemilih ada ketidaksamaan dengan visi misi yang diusung tiga paslon sehingga mereka memilih untuk tidak memilih.

"Karena memilih adalah hak konstitusional. Mereka boleh tidak menggunakan hak suaranya," jelas dia.

Selain itu, ada juga pemilih yang sudah memiliki C6 meninggal dunia sehingga tidak bisa menggunakan hak pilihnya.

Komisioner KPU Kota Madiun, Rohani Hidayat, menyampaikan jumlah partisipasi pemilih di Pilwakot Madiun 2018 ini memang tidak memenuhi target yang ditetapkan yaitu 77,5%. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya