Polisi Bersenpi Kawal Distribusi Logistik Pilkada di Kota Madiun

Truk mengantar logistik Pilkada ke kelurahan-kelurahan di Kota Madiun, Senin (25/6 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
25 Juni 2018 23:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Kepolisian dan TNI mengawal ketat pengiriman surat suara dan kotak suara untuk Pilwakot Madiun dan Pilgub Jatim ke kelurahan di Kota Madiun. Polisi juga menyiagakan petugas bersenjata laras panjang untuk mengawal pendistribusian logistik Pilkada itu.

Seluruh logistik Pilkada baik Pilwakot maupun Pilgub didistribusikan ke kantor kelurahan. Petugas bersenjata laras panjang mengawal di dalam truk dan mengawal dari luar.

Kapolres Madiun Kota, AKBP Nasrun Pasaribu, mengatakan ada 621 personel gabungan dari TNI, Polri, dan Linmas untuk mengamankan distribusi logistik pilkada. Pihaknya memastikan seluruh logistik akan sampai ke kelurahan dengan aman.

"Kami akan menjaga situasi di Kota Madiun saat Pilkada ini tetap aman dan kondusif," ujar dia saat melepas truk pengangkut logistik di kantor KPU Kota Madiun, Senin (25/6/2018).

Komisioner KPU Kota Madiun Divisi Logistik, Wisnu Wardhana, mengatakan di Kota Madiun ada 310 TPS yang tersebar di tiga kecamatan Kota Madiun.

Masing-masing TPS akan menerima dua kotak suara yaitu satu untuk Pilwakot Madiun dan satu kotak suara untuk Pilgub Jatim. Sehingga ada 620 kotak suara yang didistribusikan.

Dia menyampaikan surat suara Pilwakot dan Pilgub masing-masing sebanyak 152.904. Selain itu juga ada surat suara cadangan sebanyak 2,5 % dari total DPT.

"Ini nanti kotak suara yang berisi surat suara, tinta, bantalan, akan dikirim ke setiap keluarahan dan pada hari H baru dikirim ke TPS," ujar dia.

Wisnu menyampaikan KPU juga menyiapkan sekitar 2.000 surat suara kalau ada pemilihan ulang. Dan surat suara itu disimpan di KPU Kota Madiun.

Saat ini masih ada 45 surat suara untuk Pilwakot yang rusak dan 163 surat suara rusak untuk Pilgub Jatim. "Surat suara yang rusak nantinya akan dimusnahkan," ujar dia. 

Tokopedia