Dorr! Begal Tumbang Terkena Timah Panas Polisi Ponorogo

ilustrasi pembegalan. (liputan6.com)
24 Juni 2018 10:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Seorang pemuda yang menjadi buron kasus pembegalan di Ponorogo ditembak aparat kepolisian karena berusaha melawan polisi saat hendak ditangkap. Pemuda bernama Diki Yuda, 21, warga Desa Karang Joho, Kecamatan Badegan, Ponorogo, ini sempat mengancam dengan sebilah parang saat didatangi petugas.

Sebelum dibekuk dan ditembak kakinya, Diki juga sempat berusaha kabur saat melihat kedatangan petugas di rumah persembunyiannya di wilayah kota Ponorogo, Jumat (22/6/2018).

Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Rudi Darmawan, mengatakan pemuda 21 tahun itu terpaksa ditembak kakinya karena melawan petugas. Diki ditangkap petugas karena sudah dua kali terlibat dalam aksi pembegalan di wilayah Ponorogo.

"Pelaku sudah dua kali terlibat dalam aksi pembegalan yaitu di kawasan lapangan sepak bola battalion dan di jalan penghubung Ponorogo-Pulung kawasan hutan kayu putih," jelas dia, Sabtu (23/6/2018).

Selain meringkus Diki, polisi lebih dulu menangkap begal lain yang merupakan rekan Diki yaitu Riski Mardari Eka, 19. Dari pemeriksaan kedua tersangka, jelas Rudi, mereka menjalankan aksi dengan membawa senjata tajam untuk menakuti korban. Mereka mengambil sejumlah barang berharga milik korban.

Dari tangan tersangka, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, ponsel, dan sepeda motor Honda Vario. "Atas perbuatannya ini, mereka akan dijerat dengan Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama sembilan tahun penjara," jelas dia.