16.828 Pincuk Nasi Pecel Madiun Pecahkan Rekor Internasional

Sajian 16.825 nasi pecel pincuk dalam Festival Pecel Pincuk memecahkan rekor dunia sajian nasi pecel terbanyak di Jl. Pahlawan Kota Madiun, Jumat (22/6 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
22 Juni 2018 13:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mencatatkan rekor nasional dan internasional melalui sajian nasi pecel terbanyak dengan jumlah 16.825 pincuk nasi pecel. Pemecahan rekor Muri ini diselenggarakan untuk memperingati 100 tahun hari jadi Kota Madiun.

Acara Festival Pecel Pincuk Madiun digelar di sepanjang Jl. Pahlawan Kota Madiun, Jumat (22/6/2018) pagi. Sebanyak 16.825 pincuk nasi pecel tersaji di jalan sepanjang 500 meter.

Ribuan warga memadati jalan utama Kota Madiun sejak pagi hari. Jalan protokol tersebut juga telah ditutup dari lalu lintas kendaraan sejak pagi.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kota Madiun, Agus Purwowidagdo, mengatakan festival pecel pincuk diikuti 100 penjual pecel yang selama ini berjualan di Kota Madiun. Jumlah peserta ini berarti usia Kota Madiun yang sudah mencapai satu abad.

Ada sebanyak 16.825 pincuk nasi pecel yang disediakan di acara itu. "Jumlah nasi pecel pincuk ini sudah dihitung oleh tim dari Muri," jelas dia.

Wali Kota Madiun, Sugeng Rismiyanto, mengatakan pemecahan rekor Muri ini menjadi sebuah kebanggaan bagi masyarakat Kota Madiun. Dia mengaku tidak menyangka kegiatan festival nasi pecel ini memecahkan rekor dunia sebagai sajian nasi pecel pincuk terbanyak.

Sugeng menuturkan pemerintah kota menggandeng penjual nasi pecel yang ada di Kota Madiun. Persiapan untuk menyiapkan acara ini cukup singkat yaitu hanya sepekan.

"Saya kaget. Ini melebihi ekspektasi kami. Bisa sampai memecahkan rekor dunia," ujar dia.

Menurut dia, festival nasi pecel ini penting karena bisa menjadi inspirasi generasi mendatang. Selain itu juga sebagai bentuk untuk menjaga kearifan lokal.

"Nasi pecel ini sudah menjadi ciri khas Madiun. Ini bisa menjadi destinasi  wisata kuliner. Tentu bisa meningkatkan daya tarik wisatawan lokal maupun internasional," jelas dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Tokopedia